Page 926 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 926

Ia  mengungkapkan  kini  Ida  Fauziyah  telah  resmi  menggantikan  posisi  yang  sebelumnya
              ditempati perwakilan dari Negara Malaysia.
              Bahkan kini ia telah memimpin rapat sebagai Ketua Menterei Ketenagakerajaan se- ASEAN .

              "Buk Menteri tadi sudah mulai memimpin sebagai ketua," ujar Indah Indonesia mengusung tema
              promoting ASEAN workers for competitivess, resilience, and agility on the future of work yang
              menjadi fokus Menaker Ida Fauziyah dalam dua tahun ke depan.

              Tema  yang  diusung,  kata  dia,  selaras  dengan  kondisi  saat  ini,  kondisi  ketika  negara-negara
              tengah berjuang dalam pemulihan ekonomi.

              "Kita harapkan Indonesia sukses menjadi Ketua ASEAN ini hingga 2022 dengan inisiatif-inisiatif
              yang mendukung tematik tadi," katanya.

              Hal senada juga dikatakan Sekretaris Jenderal Kemnaker RI, Anwar Sanusi, dengan tema yang
              diusung terdapat tiga kata kunci yakni daya saing, ketabahan, atau keuletan dan kelincahan.

              Dikabarkan PikiranRakyat-Bogor.com dalam artikel 'Gantikan Orang Malaysia, Ida Fauziyah Jabat
              Menteri Ketenagakerjaan se-ASEAN, Indonesia Untung Apa?' Menurut Anwar, tiga aspek tersebut
              akan disesuaikan dengan pekerjaan-pekerjaan yang akan datang. Karena hampir semua bidang
              pekerjaan masa depan sudah masuk ke industri 4.0.

              Ia menyebut, dengan terpilihnya Menaker Ida Fauziyah sebagai Chair of ALMM akan memberikan
              sejumlah keuntungan bagi Indonesia.

              Khususnya,  ia  melanjutkan,  memanfaatkan  kesempatan  berbagi  informasi  dan  pengetahuan
              serta menyampaikan hal-hal mengenai isu-isu ketenagakerjaan.

              "Misalnya bagaimana kita mendorong kesehatan dan keselamatan kerja, pekerja migran dan
              lain-lain," tuturnya.*** (Nurul FitrianaBogor).








































                                                           925
   921   922   923   924   925   926   927   928   929   930   931