Page 963 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 963
MENAKER USULKAN ADOPSI DEKLARASI ASEAN SOAL PENINGKATAN PEKERJA
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengusulkan tiga inisiatif kerja sama dalam bidang
ketenagakerjaan pada forum The 26th ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM) atau Pertemuan
Tingkat Menteri Ketenagakerjaan se-ASEAN ke-26 yang ia pimpin.
Inisiatif pertama, kata dia, mengadopsi deklarasi ASEAN tentang peningkatan pekerja ASEAN
untuk daya saing, ketahanan, dan ketangkasan menghadapi pekerjaan masa depan. Kedua,
mendorong kerja sama antara negara anggota ASEAN, mitra ASEAN, mitra sosial, dan organisasi
internasional, untuk mendukung upaya-upaya dalam mencapai tujuan dari Deklarasi ASEAN
tersebut.
"Ketiga, menghasilkan langkah-langkah progresif dan milestone dalam mewujudkan daya saing,
ketahanan, dan ketangkasan pekerja ASEAN dalam menghadapi pekerjaan masa depan," ujarnya
dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2020).
Ida menegaskan beberapa hal yang akan menjadi perhatian Indonesia selaku Ketua ASEAN
bidang ketenagakerjaan yakni mempercepat akses keterampilan vokasi bagi tenaga kerjanya,
khususnya dalam penguasaan teknologi.
"Sehingga, mereka dapat mengisi lapangan pekerjaan yang tersedia di era ekonomi digital dan
dapat bertahan di situasi krisis akibat pandemi COVID-19 ini," ungkapnya.
Selanjutnya, pelaksanaan program 3S (Skilling, Reskilling, dan Upskilling) yang telah diluncurkan
oleh Kemnaker di bidang pelatihan kerja melalui Balai-Balai Pelatihan Kerja (BLK) yang ada,
dengan melibatkan pihak industri dan pemangku kepentingan lainnya.
Beberapa tantangan dan isu di era ekonomi digital, seperti mengenai bentuk dan hubungan
kerja, kesehatan dan keselamatan kerja, jaminan sosial, termasuk masih minimnya orientasi
kewirausahaan pada angkatan kerja di Kawasan ASEAN dibahas dan didiskusikan dalam forum
ini.
"Kami berharap kerja sama ASEAN bidang ketenagakerjaan ini dapat mendorong dan
memberikan kemajuan yang signifikan menuju pencapaian, inisiatif baru di sektor
ketenagakerjaan, seperti hubungan industrial, pengembangan keterampilan, Keselamatan dan
Kesehatan Kerja, dan pengawasan ketenagakerjaan," jelasnya.
Sementara itu, Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi selaku Chair of SLOM (Senior Labour Officials
Meeting) menambahkan ada 3 kata kunci untuk memperjuangkan dan meningkatkan tenaga
kerja di kawasan ASEAN.
"Yaitu daya saing, keuletan atau ketabahan, dan kelincahan. Kita bisa cukup trengginas dalam
merespon pekerjaan-pekerjaan yang akan datang," pungkasnya.
962

