Page 959 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 959
Judul Politikus Golkar Pahami Keputusan Menaker Tak Naikan Upah Minimum
2021 Akibat Ekonomi Terpuruk
Nama Media tribunnews.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://www.tribunnews.com/nasional/2020/10/28/politikus-golkar-
pahami-keputusan-menaker-tak-naikan-upah-minimum-2021-akibat-
ekonomi-terpuruk
Jurnalis Seno Tri Sulistiyono
Tanggal 2020-10-28 22:05:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Melki Laka Lena (Wakil Ketua Komisi IX DPR) Kebijakan Menaker untuk tidak menaikan
upah minimum dalam kondisi ekonomi yang lagi terpuruk saat ini, dapat dipahami dalam rangka
kepastian hukum bagi pengusaha dan pekerja demi menjaga keberlangsungan usaha
negative - Melki Laka Lena (Wakil Ketua Komisi IX DPR) Suka duka, untung rugi harus dibagi
bersama antar berbagai pihak terkait
positive - Melki Laka Lena (Wakil Ketua Komisi IX DPR) Dialog dan pembicaraan internal dalam
semangat musyawarah mufakat antara pengusaha dan pekerja, harus menjadi prioritas dan
didahulukan untuk mencari solusi terbaik antara kedua pihak dengan atau tanpa fasilitasi
pemerintah
positive - Melki Laka Lena (Wakil Ketua Komisi IX DPR) Pemerintah membantu pekerja dengan
berbagai program sosial termasuk subsidi upah untuk melalui masa sulit pandemi ini
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Ini jalan tengah yang harus diambil oleh pemerintah dalam
kondisi yang sulit dan tidak mudah. Perlindungan pengupahan kita jaga, keberlangsungan usaha
harus kita perhatikan. Atas dasar itulah SE ini kami keluarkan
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Sesungguhnya bantalan sosial sudah
disediakan oleh pemerintah. Jadi pemerintah tidak begitu saja menetapkan itu karena ada
beberapa langkah yang sudah dilakukan
Ringkasan
Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena memahami keputusan Menteri Ketenagakerjaan Ida
Fauziyah tidak menaikkan upah minimum 2021, seiring kondisi ekonomi terimbas pandemi Covid-
19 .
958

