Page 10 - Wirausaha Produk Grafika
P. 10

Produksi Produk Grafika






                      Pada tahap perancangan dilanjutkan dengan tahap produksi grafika. Kelancaran produksi

                      ditentukan pula oleh cara kerja yang memperhatikan K3 (Kesehatan dan Keselamatan


                      Kerja). Upaya menjaga kesehatan dan keselamatan kerja dibuat berdasarkan bahan, alat

                      dan proses produksi yang digunakan. Pada produksi grafika, pada umumnya,


                      menggunakan bahan kimia yang dapat berbahaya bagi kulit dan pernafasan, maka pekerja


                      harus menggunakan sarung tangan dan masker. Selain alat keselamatan kerja, yang tak


                      kalah penting adalah sikap kerja yang rapi, hati-hati, teliti dan penuh konsentrasi. Sikap

                      tersebut akan mendukung kesehatan dan keselamatan kerja.





                      Produksi grafika diawali dengan tahap persiapan. Persiapan terdiri dari persiapan bahan,


                      alat dan tempat kerja, termasuk alat keselamatan kerja yang dibutuhkan. Pada produksi


                      grafika dengan menggunakan teknik sablon, peralatan yang dibutuhkan adalah screen dan


                      rakel, sedangkan bahan yang dibutuhkan adalah cat dan pengencer cat. Cat yang

                      dibutuhkan bergantung dari desain dan teknik pewarnaan yang digunakan. Teknik sablon


                      dapat menggunakan teknik blok warna yang menggunakan acuan cetak sejumlah warna

                      yang diinginkan. Teknik lain adalah serupa dengan offset ialah menggunakan prinsip


                      CMYK, yaitu 3 warna dan hitam. Oleh karena itu, menggunakan 4 acuan cetak.





                      Kemasan Produk Grafika






                      Kemasan untuk produk berfungsi untuk melindungi produk kerusakan serta memberikan

                      kemudahan membawa dari lokasi produksi hingga sampai ke konsumen. Kemasan juga


                      berfungsi untuk menambah daya tarik, dan sebagai identitas atau brand dari produk


                      tersebut. Fungsi kemasan didukung oleh pemilihan material, bentuk, warna, teks dan

                      grafis yang tepat. Material yang digunakan untuk membuat kemasan beragam bergantung


                      dari produk yang akan dikemas. Produk yang mudah rusak harus menggunakan kemasan


                      yang memiliki material berstruktur. Pemilihan material juga disesuaikan dengan identitas

                      atau brand dari produk tersebut. Daya tarik dan identitas, selain ditampilkan oleh material


                      kemasan, juga dapat ditampilkan melalui bentuk, warna, teks dan grafis.





                      Pengemasan dapat dilengkapi dengan label yang memberikan informasi teknis maupun


                      memperkuat identitas atau brand. Gambar serta tulisan pada kemasan dan label kemasan


                      yang memberikan informasi dan daya tarik, merupakan produk grafika. Produk grafika

                      selain kemasan dan label, yang akan dijual seperti kartu ucapan, buku puisi, atau kaos


                      olahraga perlu dikemas untuk melindungi produk


                      tersebut dari kerusakan dan membuatnya menjadi lebih menarik.
   5   6   7   8   9   10   11   12   13