Page 9 - E MODUL PERPAJAKAN
P. 9
Tabel : 6 Dasar Penegenaan Pajak Tarif Degresif
No. Dasar Pengenaan Pajak Tarif pajak
1. Rp.50.000.000,- 30%
2. Rp.100.000.000,- 20%
3. Rp.200.000.000,- 15%
Fungsi dan Manfaat Pajak
2.Fungsi Pajak
Pajak merupakan sumber utama pendapatan negara untuk membiyai semua pengeluaran,
termasuk pengeluaran pembangunan. Apa yang terjadi seandainya sebuah negara tidak
memiliki sumber pembiayaan? Bisa jadi negara tersebut tidak mampu melaksanakan
pembangunan, suatu negara memerlukan sumber pembiayaan,salah satunya dari sector
pajak.Oleh karena itu, negara akan memungut pajak dari rakyat yang telah memenuhi syarat
perpajakan. Pajak merupakan sumber penerimaan negara yang digunakan untuk membiayai
pengeluaran negara termasuk pembangunan. Pada dasarnya fungsi pajak tidak hanya sebagai
sumber pembiayaan bagi sebuah negara. Pajak mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut :
a, Fungsi Anggaran/Budgeter ( Budgetair)
Sebagai sumber pendapatan negara, pajak berfungsi untuk membiayai pengeluaran-
pengeluaran negara. Pajak digunakan untuk pembiayaan rutin seperti belanja pegawai,belanja
barang,pemeliharaan dan lain lain.Untukpembiayaan pembangunan,anggaranberasal dari
tabungan pemerintah (penerimaan dalam negeri dikurangi pengeluaran rutin).Tabungan
pemerintah ini dari tahun ke tahun harus ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan pembiayaan
pembangunan yang semakin meningkat.
2. Fungsi Mengatur/Regulasi ( Regulerend)
Pemerintah bisa mengatur pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan pajak.Dengan fungsi
mengatur,pajak bisa digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan. Misalnya, pajak dapat
difungsikan sebagai alat untuk menarik modal luar negeri dan modal dalam negeri dengan
cara memberikan fasilitas pajak.
Fungsi mengatur dalam perpajakan dapat digunakan sebagai :
• Alat proteksi ( Perlindungan)
Sarana proteksi atau perlindungan terhadap barang-barang industri produk dalam
negeri dengan cara mengenakan barang barang impor dengan pajak yang tinggi
• Alat Stabilisasi
Pemerintah memiliki dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan
stabilitas harga sehingga inflasi dapat dikendalikan, antara lain pengenaan pajak
terhadap komoditas tertentu untuk menghindari peningkatan harga barang yang

