Page 566 - Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1 by Ibnu Katsir_Neat
P. 566

�---.._.,.._� IEicr  2. SURAT  AL                     BAQARAHXY �                   I  ��JIJIDI


         �                                                                                                    �


         l�                                                                                                   �
         b                                                                                                    �
         �            sedang berenang, dan di pinggimya terdapat seseorang yang telah mengumpul-              �
                      kan batu yang sangat banyak di sampingnya. Orang itu pun berenang men-
         �                                                                                                    �
         �            datangi orang yang mengumpulkan batu itu. Kemudian orang yang berenang                  :�
         �            itu membuka mulutnya, lalu ia menyuapinya dengan batu." (HR. Al-Bukhari).               �
                              Dan dalam menafsirkan peristiwa tersebut dikatakan bahwa ia itulah
         �            pemakan riba.                                                                           �
         �                                                                                                    �
                                                                                                              �
                                                                                                              r�
                                            l
                              D
         �                •   , � � f�npap  A ) � � h, � I   . :    '-!   �s , "Keadaan mereka yang           ,.
                                                                         ,  };.
                                                    e kutnya , ,  , .(
                                           i
         ,�           " 1.;'')1  1?-J 81 .:ill � J 1.;'')1  � &.J L:..\[ l _,llj �
         �            demikian itu disebabkan mereka berkata (berpendapat}, sesungguhnya jual beli itu        �
         �            sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan           �
         ..
                              aksudnya, merek.a membolehkan rib a dengan maksud untuk menentang
                           "
                      riba.  M
                                                                                                              '
         lt1                                                                                                  r ...
                                                                                      uk
         l�           hukum-hukum Allah Ta'ala yang terdapat d     al  am syariat-Nya. B  an karena           ,.
         �            mereka mengqiyaskan riba dengan jual beli, sebab orang-orang musyrik tidak
         �            pemah mengakui penetapan jual beli yang telah ditetapkan  Allah � di dalam
         �            al-Qur'an. Seandainya hal itu termasuk masalah qiyas, niscaya mereka akan
         .�           mengatakan:  "Sesungguhnya ri , b,a itti; sama seperti jual beli." T etapi dalam hal
         �            ini mereka mengatakan, " L!") � &1 L..:.fl 1 "Sesungguhnya jual beli itu sama
         �            dengan riba.  A "  rtinya, keduanya serupa, 1alu mengapa Dia mengharamkan
         ..           yang ini dan menghalalkan yang itu?
         �                    Yang demikian itu merupakan penentangan mereka terhadap syariat.
         �            Artinya, yang ini sama dengan ini, dan Dia sendiri telah menghalalkan ini dan
         �             mengharaman yang ini.
         �                    Dan firman Allah � berikutnya, " t;) r_";. � �� �� j;..f � ,.   "Padahal

         �            Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.  H  al itu mungkin
                                                                                 "
         �             merupakan bagian dari kesempurnaan kalam sebagai penolakan terhadap

         �             mereka atau terhadap apa yang mereka katakan, padahal mereka mengetahui
                       perbedaan hukum yang ditetapkan Allah Ta'ala antara keduanya.  Dia Maha­
         �             mengetahui lagi Mahabijaksana.  Tidak ada yang dapat menolak ketetapan­
         �             Nya dan Allah tidak dimintai pertanggungjawaban atas apa yang telah Ia

         �             kerjakan, justru merekalah yang akan dimintai pertanggungjawaban. Dialah
                       yang Mahamengetahui segala hakikat dan kemaslahatan persoalan. Apa yang
         �             bermanfaat bagi hamba-hamba-Nya, maka Dia akan membolehkannya bagi

         �             mereka, dan apa yang membahayakan bagi mereka, maka Dia akan melarangnya
                       bagi mereka. Kasih sayang Allah kepada para hamba-Nya lebih besar daripada
         �             sa angnya �eor_a ng i�� kep�da  ar: �_bayil}ya. Ole� karena itu, Dia berfirman:
                        �
         �             " .:ill Jl o/IJ 0J.:. � ili �I.! {; ;.  �:; o,. 1_;, � ,. "Orang-orang yang telah
         �             sampa[ kepadanya larangan dari Rabbnya, lalu terus berhenti (da ri mengambil
                       riba), maka baginya a p a yang telah diambilnya dahulu (s ebelum datangnya
         �             larangan), dan urusannya terserah kepada  l lah. " Maksudnya, b a rangsiapa
                                                                 A
                       yang telah sampai kepadanya larangan memakan riba, lalu ia mengakhirinya
        . �
         �             ketika syariat sampai kepadanya, maka baginya hasil muamalah terdahulu.
         �
         �

         �




         Tafsir  b nu Katsir juz 3                                                                           547
              l
   561   562   563   564   565   566   567   568   569   570   571