Page 568 - Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1 by Ibnu Katsir_Neat
P. 568

.....  ..... l
        ta; S �   ...  � "   ....  g ��  !l � m. XX  2 .  SURAT AL  BAQARAH�I
                                                                                            ���__,.Jj
        �                                                                                                    �
        �                                                                                                    �

        �                                                                                                    �
        �              bayaran hutang)?' Aisyah menjawab: 'Ya, boleh.'  'Orang-orang yang telah              �
        l,             sampai kepadanya larangan dari Rabbnya, lalu terus berhenti (  dari mengambil         ·�
        �              riba), maka baginya a p a yang telah diambilnya dahulu (s ebelum datangnya            �
         �             larangan) ,  dan urusannya terserah kepadaAllah. " A tsar ini sudah sangat masyhur    '�
                       dan merupakan dalil bagi orang yang mengharamkan j u al b e li a 'inah (riba
                                                                                                             �
                       terseluburtg) sena beberapa Hadits lain yang berkaitan dengan hal itu yang            �
         �
         .�
         �             telah ditetapkan dalam masalah hukum. Segala puji bagi Allah.                         �
         �             (m engambil riba ). " M  aksudnya kembali mengambil rib  a, dan ia mengerjakannya     �
                              Selanjutnya Allah � berlirman, k ;G :; � '   "Orang  yang mengulangi
         �             set�lah sampai kepadanya larangan tersebut, maka wajib baginya hukuman                �
         �
                                                                                                             'd
                       d� penegasan hujjah atasnya Qleh karena itu Allah Ta'ala berlirman:
         l,            �  J  � ,G.:. � � ).JI       : .                                                       ,.
                                         y�f �  J� '   ''Maka orang itu adalah penghuni-penghuni
         �             neraka, merekci kekal di dalamnya. "                                                   �
                          J
         �                                                                                                    �
                                                                                                              �
                                          t
         �                     Abu Daud  e lah meriwayatkan dari Abu Zubair, dari Jabir, ia men-              �
         1"1           ceritakan ketika turun ay:at:                              "                           ,.
                                                                                  l
         �             .{  •  � i l  '.  � I �  .J'I '  �- G �'I �  J  �-  �  IS� II �  J  ��t- li A  "0  rang orang   �
                                                                      ..r  u.r- .  00,  r
                                                                                                              ,.,
                                 �
                                                                                            -
                                                                               '.
                       "<  lf""'""  ,x u
                                                           J,  uyr<
                                          .  .  '-$,  i.Y'<
                                    .
         l,            yang makan (m engambilj riba tidak da p at berdiri melainkan seperti berdirinya
         b                                                                                                    �
                                                                                    "
         l,            orang yang kemasukan syaitan lantaran tekanan penyakit gila.  R asulullah �
         �             bersabda:                                                                              :�
                                                                                                              �
                                                                        �
                                                                                            �
         �                                      ( · � ��� .&1 � y� 0 ffi j;.�\ .>lt  :; )                     �
                                                          /     ,    /                  /                     �
                        "Barangsiapa yang tidak meninggalkan mukhabarah, maka maklumatkanlah                  �
                       perang kepada Allah dan Rasul-Nya."+                                                   ·"'
                               Hadits terakhir di atas juga diriwayatkan oleh al-Hakim dalam kitab­           �
                        nya, al-Mustadrak, dari Abu Khaitsam. Dan ia mengatakan, bahwa derajat                �
                        Hadits itu sahih dengan syarat Muslim, namun Imam al-Bukhari dan Imam                 �
                        Muslim tidak meriwayatkannya.                                                         �
                               Diharamkan mukhabarah, yaitu menyewakan tanah dengan imbalan
                        sebagian hasil buminya. Demikian juga muzabanah, yaitu membeli kurma                  �
                        basah yang masih ada di pohonnya dengan pembayaran kurma kering yang                  �
                        sudah ada di tanah.  a n muhaqalah, yaitu pembelian biji yang masih melekat           �
                                           D
                        pada tangkainya di ladang dengan biji yang sudah ada di atas tanah. Semuanya
                        itu dan juga semua praktek yang sejenisnya diharamkan untuk merintangi                �
                        jalan ke inti riba, sebab belum diketahui kesamaan dua barang sebelum kedua­          �
                        nya kering betul. Oleh karena itu, para fuqaha mengemukakan: "Ketidaktahuan           �
                        terhadap  kesamaan, sama sepeni hakikat kelebihan." Dan mereka juga meng­
                        haramkan segala sesuatu yang mereka pahami, sebagai upaya untuk memper­               �
                                         b
                        sempit jalan dan  e rbagai sarana yang mengantarkan kepada riba. Adapun               �
                                                           t
                        ketidaksamaan pandangan mereka  e rgantung pada ilmu yang dikaruniakan
                                                 D
                        Allah � kepada mereka.  a n Allah Ta'ala sendiri telah berlirman:                     �
                                                                                                              �
                        ·:· Dha'if: Didha'ifkan oleh Syaikh al-Albani dalam kitab Silsilah al-Ahaadiits adh-Dha'iifah (990 ) .   �
                                                                                                              �

                                                                                                              �




               l
          Tafsir  b nu Katsir juz 3                                                                           549
   563   564   565   566   567   568   569   570   571   572   573