Page 592 - Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1 by Ibnu Katsir_Neat
P. 592
"Ketika turon kepada Rasulullah A ayat (berikut): Xepunyaan Allah segala
apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu menampakkan
apa yang ada di d a lam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah
akan membuat perh itungan denganmu tentang perbuatan kamu itu. M a ka Allah
mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan menyiksa siapa yang.Dia kehendaki
pula. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, ' maka hal itu terasa sangat
b
b e rat a gi para sahabat Rasulullah A, lalu mereka menemui Rasulullah A
b
dan kemudian e rlutut seraya e rucap: 'Y a Rasulullah, kami tdah dibebani
b
p
j
dengan amalan-amalan yang sanggup kami ker a kan, se e rti shalat, puasa,
jihad, dan sedekah. Dan sekarang telah turon kepadamu ayat ini, dan kami
.
b
tidak sanggup (memikulnya) ' Maka Rasulullah A pun e rsabda: 'Apakah
kalian ingin mengatakan seperti apa yang telah dikatakan oleh Ahlul Kitab
sebelum kalian, 'Kami mendengar dan kami melanggamya?' T etapi katakanlah:
'Kami mendengar dan kami menaatinya. Ampunilah kami, ya Rabb kami.
Dan kepada-Mu-lah tempat kembali.' Setelah mereka mau menerima ayat ini
dan lidah mereka pun telah tunduk mengucapkannf,a, maka setelah itu Allah
menurunkan firman-Nya: 'Rasul telah beriman kepa(Ja al-Qur'an yang diturun
kan kepadanya dari Rabbnya, demikian pula orang-orahg yang beriman. Semuanya
beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kita�kitab-Nya, dan rasul-rasul
N y a. Mereka mengatakan: 'K ami tidak membeda-bJdakan antara seorang pun
(d engan yang lain) dari rasul-rasul-Nya. ' D an mereka mengatakan: 'Kami men
dengar dan kami taat. (M ereka berdoa): 'Ampunilah kami, ya Rabb kami. Dan
'
kepada-Mu tempat kembali. "' Setelah mereka melakukan hal itu, Allah �
menasakh ayat tersebut dan menurunkan firman-Nya:
'+' � J
J
- r
i- 1 A d.b.i • i r ; <Jitrl,.:\'·1 � c :- -- :_$-1� Lf,'ic.' �� d 1 -: :: · ' �� U 11 � � 1-
c... -,:. _ • , y .J . - ,J . 1
''Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan liesanggupannya.
/ a mendapat pahala (da ri kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa
(da ri kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo 'a ) , 'Ya Rabb kami, janganlah
Engkau menghukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. (D " an seterusnya).
Imam Muslim juga meriwayatkan hadits senada, dari Abu Hurairah ••
dengan lafadz:
,. ,. ,. ,. J rJI Iii .... "'"" "" � "" 't."" A. "" � """
J 'J ' ..:il Jj\.9 ..:il � � ""
J �
� �� LfJ � 'J u .Ill � \ , �'.) 1fo �
��:._:. c;._- I" \� ' t _'_� �- C A , • ' < : ' J� tf\.:_f 'f LJ · t t;-J,.:\'•1 � C ; " :$--1�
J
.
.
.J
u:
A
-,:.
,_;--;-� J .J r �
y
r>: -
.
_
,
J
-
. . . . ,J tt:. ��- A ,· ' ( : ' � A .._, t] lj li,�� ci:; �- c A , · ' ( : J� A LD .
.e J y � -,:_ -� J -J y � -,:_ ,. � <J-, , '...>
� .J ��
.� : J � � �}tS:J' r�' J$- 1f_;� IS�� �i -c.;.��� d
Setelah mereka melakukan hal itu, Allah Ta'ala pun menasakh ayat itu dan
menurunkan firman-Nya: ''Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai
dengan kesanggupannya. / a mendapat pahala (da ri kebajikan) yang diusahakan
)
nya dan ia mendapat siksa (da ri kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa,
Tafsir lbnu Katsir Juz 3
573

