Page 196 - 02 BUKU BAHAN MATERI FILM SEJARAH 270118
P. 196

BERITA PROKLAMASI KEMERDEKAAN DI INDONESIA






                        39 EXT. STASIUN KERETA - PARKIRAN - PAGI 39 39


                        Pagi itu stasiun tampak sibuk. Nyumin dan Trisno,
                        dengan tubuh cemong dengan cat, menunggu kereta
                        pertama untuk berangkat.

                        Tak lama kemudian, pengumuman keberangkatan
                        pertama terdengar. Nyumin mengajak Trisno pergi
                        ke areal dalam  stasiun.  Kamikir  yang  bingung
                        melihat tubuh Nyumin penuh cat.


                                                                 CUT TO:


                        40         INT. STASIUN KERETA - PAGI                          40

                        Para penumpang berjajar di tepian rel kereta.
                        Suara laju lokomotif terdengar semakin dekat.
                        Nyumin  dan  Trisno  melihat  kepala  lokomotif
                        perlahan melintas, kemudian berhenti.


                        Tepat di depan mereka, terpampang tulisan besar
                        di dinding kereta. “Bapak, kita sudah merdeka!
                        - Nyumin”

                        Keriuhan terjadi. Seorang pejuang pemuda yang
                        hadir di sana sontak berteriak Merdeka! Merdeka!
                        Salam  itu disambut  banyak  orang  lain.  Pekik
                        merdeka terdengar di saentero stasiun.


                        Para penumpang menaiki kereta, Nyumin dan Trisno
                        berdiri  dan  tersenyum  bangga.  Mata  Nyumin
                        bertemu dengan Kamikir yang berkacak pinggang
                        dan menggeleng-geleng, tapi tersenyum.






                                                                                       195
   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200   201