Page 304 - 02 BUKU BAHAN MATERI FILM SEJARAH 270118
P. 304

BERITA PROKLAMASI KEMERDEKAAN DI INDONESIA






                        remang. Hamidhan mendengar suara pintu dibuka
                        dengar  keras.  Lalu  perintah  kasar penjaga
                        penjara Nippon.


                                          PENJAGA PENJARA
                                 “Masuk! Masuk… Cepat!”

                        Seorang  petugas  berjalan  di depan seorang
                        tahanan  baru  yang  tampak  kesakitan  dikawal
                        seorang petugas di belakangnya.


                        Pintu  sel dibuka.  Si tahanan  didorong  masuk.
                        Dalam  keremangan  Hamidhan  bisa  mengenali  itu
                        adalah kawannya Hermain. Mereka berpelukan.

                                          HERMAIN
                                 Suratmu sudah kusampaikan…


                        Hamidhan mengangguk mantap. Ia kembali memeluk
                        Hermain dengan ketat.


                        ACT. 45. INT. GUDANG DI PELABUHAN. SUBUH

                        Langit tampak mulai terang. Suara ayam berkokok
                        sayup-sayup.  Syahrul  duduk  diam  di  sebelah
                        mesin stensil dengan gelisah. Ia melihat lagi ke
                        pintu. Terdiam lagi sejenak lalu beriri lekas.
                        Ia memutar engkol mesin, membubuhkan tinta pada
                        rol  lalu  meratakannya.  Mula-mula  masih  jelek
                        hasil cetaknya. Terlalu banyak tinta. Syahrul
                        menipiskannya  lagi. Sampai akhirnya hasil
                        cetaknya tampak sempurna.








                                                                                       303
   299   300   301   302   303   304   305   306   307   308   309