Page 30 - Al Ashri edisi 44MP
P. 30

DINAMIKA




            Resmiati Junaedi
            Setiap Usaha Harus


            Selalu Diiringi Doa




                  ulus dengan predikat “cum laude” dari sebuah   Pembangunan (2000) yang punya hobi “nonton
                  perguruan tinggi terkemuka di Indonesia    film” ini menjadi Sarjana Ekonomi bukan cita-
            Ladalah  cita-cita  setiap  mahasiswa.  Bagi  Kak   citanya waktu kecil. Resmiati kecil lebih suka menjadi
            Mia, panggilan akrab Kak Resmiati Junaedi, bukan   insinyur. Namun, kendati bukan cita-citanya waktu
            lagi hanya sekedar cita-cita, tapi nyata telah diraihnya.   kecil, Kak Mia sangat menikmati dan mensyukuri
            Predikat “cum laude” Fakultas Ekonomi, Universitas   apa yang telah diraihnya kini. Terbukti, lulusan
            Indonesia (2007) telah berada dalam genggamannya.   SMAN 70 Jakarta(2003), saat ini bekerja di HSBC
            Raihan prestasi ini diperoleh Kak Mia dengan usaha   (The Hongkong and Shanghai Banking Corporation
            dan kerja keras serta selalu diiringi doa. Sebenarnya,   Limited) yang beralamat di Gedung WTC I Lt. 2,
            bagi sebagian guru MP  yang pernah  mengajar     Jalan Jenderal Sudirman Kav. 29-31 Jakarta.
            Kak Mia, torehan prestasi istimewa ini, tidak      Walaupun tergolong sudah cukup lama tidak
            mengagetkan. Karena, prestasi sebagai lulusan terbaik   berkunjung ke MP, ini bukan berarti Kak Mia
            MI Pembangunan UIN (1997) pernah diraihnya.      sudah lupa, apalagi melupakan MP. Bagi Kak Mia,
               Putri sulung dari 3 bersaudara pasangan bahagia   MP tetap di hati. MP tidak mungkin terhapus
            Bapak Edy Djunaedi dan Ibu Rosnadianti ini sarat   dari memorinya karena MP telah menjadi bagian
            dengan prestasi. Sejak kelas I MI telah banyak piagam   penting dalam perjalanan hidupnya. Bahkan Kak
                           perhargaan yang menghiasi dinding   Mia masih sangat ingat betul dengan pengalaman
                              kamar belajarnya. Menurut      berkesan ketika makan bersama dengan teman-
                                gadis kelahiran Jakarta, 16   teman beralaskan daun pisang (tidak menggunakan
                                  Juli 1985, sebagai alumni   piring). “Aku juga masih ingat salah seorang guru,
                                   Madrasah Pembangunan      sekaligus wali kelasku ketika kelas  VI, yaitu Pak
                                    UIN, “Kita harus selalu   Dani  Wahyudi,” ucap Resmiati Junaedi sambil
                                     mengharumkan nama       mengenang masa-masa indah di MP. Oleh karena
                                      MP di mana dan         itu, Kak Mia berharap dalam waktu yang relatif
                                           kapan pun.”       tidak terlalu lama agar diadakan reunian.
                                                Lulusan        Menurut Sarjana Ekonomi yang menyukai
                                               MTs           pelajaran SKI ini, “Pendidikan dan pembelajaran di
                                                             MP sangat bagus. Karena selain menerima pelajaran
                                                             umum, peserta didik juga mendapatkan pendidikan
                                                             agama/akhlak mulia yang tak kalah penting untuk
                                                             bekal hidup dan kehidupan manusia.” Agar hal
                                                             ini tetap terjaga, Kak Mia menyarankan agar MP
                                                             senantiasa terus-menerus melakukan perbaikan dan
                                                             upaya peningkatan menuju puncak prestasi.
                                                               Untuk dunia pendidikan Indonesia, Kak Mia
                                                             berharap,  dengan  sering berubah/bargantinya
                                                             kurikulum, semoga kualitas pendidikan di Indonesia
                                                             tetap terjaga dan para lulusannya bisa bersaing
                                                             dengan lulusan perguruan tinggi luar negeri.
                                                             Lulusan yang berprestasi tinggi akan mengangkat
                                                             nama baik almamater. “Nama baik almamater dan
                                                             prestasi lulusan sebuah sekolah akan membuat
                                                             bangga para alumninya,” ucap Kak Mia yang kini
                                                             tinggal di Pamulang Permai I Jalan Anggur IV Blok
                                                             C.41/26 Pamulang, Tangerang Selatan. (DW.19)
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35