Page 26 - Al Ashri edisi 44MP
P. 26

REMAJA berprestasi


























































                   ali ini al ashri akan memperkenalkan salah  pengguna. Semua orang memiliki senjata yang pasti
                   satu peserta didik. Namanya Ahmad Lutfi   berbeda-beda, agar adanya interaksi untuk saling
            KKarim. Pemuda kelahiran Jakarta, 21 Mei  melengkapi, karena sehebat apapun senjata kita, tak
            itu terkenal dengan kecerdasan di bidang logika  akan bisa memusnahkan semua kehidupan. Selain
            matematika. Hal tersebut ia buktikan dengan  itu, kecerdasan merupakan interpretasi positif yang
            prestasi yang dia torehkan. Mulai dari juara 3  timbul setelah menjalankan minat. Semua orang
            parsial math competition, peraih merit di kompetisi  sudah terlahir cerdas, namun opini orang lain
            matematika nalaria realistik se-indonesia, juara 3  lah  yang  bisa  jadi  menghalangi  kecerdasan  kita.
            olimpiade mipa  intern madrasah pembangunan,  Kecenderungan  orang  melihat  kecerdasan  dari
            juara 1 cerdas cermat kewarganegaraan se-Tangsel,  keahlian dalam bidang matematika dan IPA saja
            dan lain-lain.                                   merupakan kesalahan yang besar. Jangan pernah
               Menurut siswa yang akrab dipanggil Lutfi ini,  malu untuk mengembangkan kecerdasanmu,
            bahwa kecerdasan  adalah senjata yang  diberikan  karena kecerdasanmu adalah senjatamu.
            Tuhan kepada manusia untuk digunakan sebaik        Oleh karena itu, peseta didik yang sudah
            mungkin. Semakin sering dirawat dan diupgrade,  meraih At Tanmiyah di MI dan MTs ini berpesan,
            maka senjata tersebut  akan semakin mematikan,  untuk jangan pernah berhenti mengembangkan
            dan sebaliknya jika didiamkan hanya akan menjadi  kecerdasan yang kita miliki, dan tak lupa untuk
            benda usang tak berguna. Atau bisa dikatakan  mengucapkan syukur pada Illahi, karena hanya dari
            bahwa kemampuan senjata bergantung pada sang  rahmat-Nya lah semua manusia berpotensi. asep.
            24       edisi 44isi 44

                     ed
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31