Page 37 - Badan POM Terbitkan PPUK Vaksin COVID-19 GX-19N
P. 37
Judul : Kabar Gembira, Vaksin COVID-19 GX-19N Siap Uji Klinis Fase Dua
Nama Media : Pantau.com
Tanggal : 9 Juli 2021
Halaman/URL:https://www.pantau.com/topic/nasional/kabar-gembira-vaksin-covid-
19-gx-19n-siap-uji-klinis-fase-dua
Tipe Media : Online
Pantau.com - Badan Pengawas Obat
dan Makanan (BPOM) mendukung
pengembangan vaksin dan obat untuk
hadapi pandemi, termasuk vaksin
COVID-19 GX-19N yang dikembangkan
PT Kalbe Farma Tbk dan Genexine dari
Korea Selatan.
"Harapan kita akan ada transfer
teknologi sehingga bisa diproduksi di dalam negeri oleh PT Kalbe Farma untuk
memenuhi aspek kemandirian dan untuk kebutuhan dan kemudahan akses vaksin
jangka panjang di Indonesia," kata Kepala BPOM Penny Lukito dalam konferensi pers
daring, Jumat (9/7/2021).
Penny mengatakan suatu kebanggaan bahwa pengembangan vaksin ini sudah
mencapai tahap kesiapan uji klinik fase dua dan tiga di Indonesia.
Dia mengatakan pelaksanaan uji klinik di Indonesia adalah kesempatan besar karena
populasinya besar. Dia menegaskan, pelaksanaan uji klinik harus memenuhi aspek
scientific dan menjunjung tinggi etika penelitian sesuai dengan pedoman Cara Uji
Klinik yang Baik.
Pelaksanaan uji klinik dari tahap 2b/3 akan dimulai akhir Juli 2021 dan diharapkan
dapat melakukan analisa interim untuk keamanan dan efikasi (kemampuan vaksin
untuk mencetuskan kekebalan tubuh terhadap infeksi COVID-19) pada akhir tahun
2021.
Presiden Komisaris PT Kalbe Farma Tbk, Irawati Setiady, mengatakan jika uji klinik
tahap 2b/3 dinilai berhasil dan mendapat persetujuan penggunaan darurat dari Badan
POM maka vaksin GX-19N dapat melengkapi vaksin yang sudah ada saat ini.
"Untuk itu Genexine telah memberikan komitmen untuk menyuplai 10 juta dosis vaksin
dan dilanjutkan dengan transfer teknologi untuk produksi lokal," kata Irawati.
Direktur Kalbe Farma Sie Djohan beraharap akhir tahun ini vaksin bisa diterima oleh
masyarakat Indonesia. Dia belum bisa memastikan soal harga karena vaksin masih
dikembangkan. Namun harga vaksin ini nantinya diusahakan tidak lebih mahal dari
vaksin-vaksin lain yang sudah dipakai di Indonesia sekarang.

