Page 40 - Badan POM Terbitkan PPUK Vaksin COVID-19 GX-19N
P. 40
Judul : BPOM Dukung Pengembangan Vaksin untuk Hadapi Pandemi, Termasuk
GX-19N
Nama Media : Suaramerdeka.com
Tanggal : 9 Juli 2021
Halaman/URL:https://www.suaramerdeka.com/nasional/pr-04429317/bpom-dukung-
pengembangan-vaksin-untuk-hadapi-pandemi-termasuk-gx-19n
Tipe Media : Online
SEMARANG, suaramerdeka.com -
Badan Pengawas Obat dan Makanan
(BPOM) mendukung pengembangan
vaksin dan obat untuk hadapi pandemi,
termasuk vaksin COVID-19 GX-19N
yang dikembangkan PT Kalbe Farma
Tbk dan Genexine dari Korea Selatan.
"Harapan kita akan ada transfer
teknologi sehingga bisa diproduksi di
dalam negeri oleh PT Kalbe Farma untuk
memenuhi aspek kemandirian dan untuk kebutuhan dan kemudahan akses vaksin
jangka panjang di Indonesia," kata Kepala BPOM Penny Lukito dalam konferensi pers
daring, Jumat (9/7).
Penny mengatakan suatu kebanggaan bahwa pengembangan vaksin ini sudah
mencapai tahap kesiapan uji klinik fase dua dan tiga di Indonesia.
Dia mengatakan pelaksanaan uji klinik di Indonesia adalah kesempatan besar karena
populasinya besar. Dia menegaskan, pelaksanaan uji klinik harus memenuhi aspek
scientific dan menjunjung tinggi etika penelitian sesuai dengan pedoman Cara Uji
Klinik yang Baik.
Pelaksanaan uji klinik dari tahap 2b/3 akan dimulai akhir Juli 2021 dan diharapkan
dapat melakukan analisa interim untuk keamanan dan efikasi (kemampuan vaksin
untuk mencetuskan kekebalan tubuh terhadap infeksi COVID-19) pada akhir tahun
2021.
Presiden Komisaris PT Kalbe Farma Tbk, Irawati Setiady, mengatakan jika uji klinik
tahap 2b/3 dinilai berhasil dan mendapat persetujuan penggunaan darurat dari Badan
POM maka vaksin GX-19N dapat melengkapi vaksin yang sudah ada saat ini.
"Untuk itu Genexine telah memberikan komitmen untuk menyuplai 10 juta dosis vaksin
dan dilanjutkan dengan transfer teknologi untuk produksi lokal," kata Irawati.
Direktur Kalbe Farma Sie Djohan beraharap akhir tahun ini vaksin bisa diterima oleh
masyarakat Indonesia. Dia belum bisa memastikan soal harga karena vaksin masih
dikembangkan. Namun harga vaksin ini nantinya diusahakan tidak lebih mahal dari
vaksin-vaksin lain yang sudah dipakai di Indonesia sekarang.

