Page 89 - Konpers Penindakan Obat Tradisional dan Pangan Olahan
P. 89

Judul                 : 50 Ribu Tautan Penjualan Obat Ilegal Terkait Covid-19
                                       Ditemukan BPOM

               Nama Media            : senayanpost.com
               Tanggal               : 25 September 2020

               Halaman/URL          : https://www.senayanpost.com/50-ribu-tautan-penjualan-obat-
                                      ilegal-terkait-covid-19-ditemukan-bpom

               Tipe Media            : Online



                                                              Baru  9  bulan,  Badan  Pengawas  Obat
                                                              dan     Makanan       (BPOM)       berhasil
                                                              mengidentifikasi 48.058 tautan penjualan
                                                              obat  dan  makanan  ilegal,  atau  hampir
                                                              dua  kali  lipat  angka  tahun  lalu  yakni
                                                              24.573 tautan.

                                                              ”Obat  ilegal  ini  bisa  jadi  mengandung
                                                              bahan kimia berbahaya dan produk yang
                                                              juga  untuk  obat  uji  Covid-19,”  tutur
                                                              Kepala  BPOM  Penny  K.  Lukito.  Obat-
               obat  yang  terkait  dengan  Covid-19  seperti  hydroxychloroquine,  azithromycin,  dan
               dexamethasone banyak dijual secara ilegal.

               Hasil patroli siber sejak Maret lalu, ditemukan hampir 50 ribu tautan yang menjual
               obat-obat  tersebut. Tautan  itu,  menurut  Penny,  telah  di-take  down.  ”Ini  tidak  akan
               terjadi kalau tidak ada yang membeli,” ucapnya.

               Penny  menyatakan  bahwa  obat  keras  tersebut  harus  dibeli  dengan  resep  dokter.
               Masyarakat  biasa  yang  tak  memiliki  resep  atau  tidak  sakit  dilarang  membelinya.
               Kondisi  serupa  terjadi  pada  penjualan  obat  dan  makanan  ilegal  yang  tidak  terkait
               dengan  Covid-19.  Selama  kurun  waktu  Maret  hingga  September,  telah  dilakukan
               operasi penindakan di 29 provinsi. Nilai temuan barang buktinya sebesar Rp 46,7
               miliar.

               Khusus operasi pemberantasan penyalahgunaan obat-obat tertentu (OOT), selama
               kurun  waktu  yang  sama  BPOM  berhasil  melakukan  penindakan  di  13  provinsi.
               ”Jumlah barang buktinya 1.632.349 butir OOT senilai Rp 4,04 miliar,” ungkap Penny.

               Temuan terbaru didapat pada Rabu (23/9), yakni temuan barang bukti sebanyak 60
               item  obat  tradisional  tanpa  izin  edar.  Seluruhnya  berjumlah  78.412  pcs  yang
               diperkirakan mencapai nilai keekonomian sebesar Rp 3,25 miliar. ”Untuk sementara,
               diketahui bahwa modus operandi pelaku adalah mengedarkan obat tradisional dan
               pangan olahan ilegal melalui platform e-commerce. Serta mendistribusikan produk
               tersebut melalui jasa transportasi online dan ekspedisi,” ungkap Penny.

               Mereka yang bandel membuat dan mendistribusikan obat dan makanan ilegal dapat
               dijerat  hukum.  Sesuai  Undang-Undang  Kesehatan  Nomor  36  Tahun  2009,  pelaku
   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94