Page 11 - Masa-il-Diniyyah-Buku-Ketiga_Dr.-H.-Kholilurrohman-MA
P. 11

BAB II

                  PEREMPUAN YANG MELAKUKAN

                  SAFAR (BEPERGIAN JAUH)



                         Termasuk salah satu maksiat badan adalah jika seorang
                  perempuan  melakukan  safar  dengan  tanpa  ada  mahram  atau
                  semacamnya. Safar yang dimaksud adalah yang terhitung safar
                  (bepergian  jauh)  dalam  hitungan  biasanya  orang.  Jadi  yang
                  dianggap  sebagai  safar  itulah  safar  yang  dimaksud.  Karena
                  dalam  sebagian  hadits  yang  melarang  seorang  perempuan
                  untuk  bepergian  tanpa  ada  mahram  atau  semacamnya
                  disebutkan jarak tiga hari perjalanan; Rasulullah  bersabda :
                              ملسمو يراخبلا هاور "مرمح اوعمو ٗإ ماُأ ةث٘ث ةيرسم ةأرلما رفاست ٗ "

                  Maknanya  :  "Tidaklah  boleh  seorang  perempuan  melakukan
                  perjalanan sejauh tiga hari kecuali jika bersamanya mahram"  (H.R.
                  al Bukhari dan Muslim)
                         Dalam hadits yang lain disebutkan dua hari perjalanan
                  dalam hadits yang lain lagi jarak sehari perjalanan; Rasulullah
                   bersabda :
                              ملسمو يراخبلا هاور "مرمح اوعمو ٗإ   ةلِلو ميُ  ةيرسم ةأرلما رفاست ٗ "



                  Maknanya  :  "Tidaklah  boleh  seorang  perempuan  melakukan
                  perjalanan sejauh sehari semalam  kecuali jika bersamanya mahram"
                  (H.R. al Bukhari dan Muslim)
                         Dalam hadits yang lain lagi disebutkan jarak satu Barid ;
                  yaitu jarak perjalanan separuh hari. Rasulullah  bersabda :



                                                 7
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16