Page 19 - 02 Sang Pembebas dari Utara
P. 19
Oh begitu ya...
Sementara itu, sejak
1930-an Jepang mulai
membangun hubungan
dengan para pemimpin Asia.
Dan terutama terhadap
mereka yang berada di
Jepang untuk sekolah atau
yang mencari suaka dari
Belanda. Betul...
Jepang ingin memperluas
pengaruhnya di kalangan
bangsa-bangsa terjajah
di Asia Timur. Hal yang
mendapat citra positif
dari para pemimpin
nasionalis Asia.
Mereka
menganggap kemenangan Jepang
atas Rusia (1905) telah menyebarkan
semangat percaya diri bangsa-
bangsa serumpunnya. Hal itu
membuktikan bahwa bangsa Asia
mampu mengalahkan Eropa. Mereka
menemukan kembali kepribadian
berbangsa dan menyadari
pentingnya kemerdekaan.
8
Literasi Nasional
Keberhasilan
kelompok militer Jepang
menyisihkan kaum liberal
dan demokrat dalam
pemerintahan di sana
menjadikan Jepang mendapat
simpati dari para nasionalis
di Asia.