Page 114 - 00_sampul_depan.pdf
P. 114

Contoh:

                        2Mg (s)  +  O  (g)   2MgO (s)
                                   2












                            Reaksi oksidasi dan reaksi reduksi selalu terjadi bersamaan. Oleh karena itu,
                        reaksi oksidasi dan reaksi reduksi disebut juga reaksi oksidasi-reduksi atau reaksi
                        redoks. Zat yang mengalami oksidasi disebut reduktor, sedangkan zat yang mengalami
                        reduksi disebut oksidator.


                        C. KONSEP REAKSI OKSIDASI REDUKSI BERDASARKAN
                            PERUBAHAN BILANGAN OKSIDASI
                            Reaksi redoks dapat pula ditinjau dari perubahan
                        bilangan oksidasi atom atau unsur sebelum dan           Kata Kunci
                        sesudah reaksi.                                      •  Osidasi

                            Reaksi redoks adalah reaksi yang ditandai        •  Reduksi
  o                     terjadinya perubahan bilangan oksidasi dari atom unsur  •  Bilangan oksidasi
                        sebelum dan sesudah reaksi.                          •  Autoredoks


                        1.  Bilangan oksidasi
                            Bilangan oksidasi adalah muatan yang dimiliki oleh atom jika elektron valensinya
                        cenderung tertarik ke atom lain yang berikatan dengannya dan memiliki keelektro-
                        negatifan lebih besar.
                        Aturan penentuan bilangan oksidasi:

                        a.  Bilangan oksidasi atom dalam unsur bebas sama dengan 0 (nol).
                            Contoh:
                            Bilangan oksidasi atom dalam unsur Na, Fe, H , P , dan S  sama dengan 0 (nol).
                                                                       4
                                                                    2
                                                                              8
                        b.  Bilangan oksidasi ion monoatom sama dengan  muatan ionnya.
                            Contoh:
                            –    Bilangan oksidasi ion Na  +  sama dengan +1;
                            –    Bilangan oksidasi ion Mg 2+  sama dengan +2;
                            –    Bilangan oksidasi ion Fe 3+  sama dengan +3;
                            –    Bilangan oksidasi ion Br –  sama dengan –1;
                            –    Bilangan oksidasi ion S 2–  sama dengan –2.
                        c.  Jumlah bilangan oksidasi semua atom dalam senyawa netral sama dengan 0
                            (nol).


                                                                                              107
   109   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119