Page 40 - 13.PENERAPAN TEORI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN ..
P. 40
II. TEORI BELAJAR KOGNITIF
Kompetensi guru yang akan ditingkatkan melalui proses belajar dengan
menggunakan modul ini adalah:
(1) Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang
mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu (2.1),
(2) Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta
didik mencapai prestasi secara optimal (6.1),
(3) Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan
tingkat perkembangan peserta didik (22.2),
(4) Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi (14.1),
Sebagaimana disampaikan pada modul sebelumnya, E.L. Thorndike dikenal sebagai
salah seorang tokoh teori belajar tingkah laku (behaviorism) yang memandang belajar
sebagai hasil dari pembentukan hubungan antara rangsangan dari luar (stimulus)
seperti ‘7 x 7’ dan balasan atau tanggapan (response) dari siswa seperti ‘49’ yang
dapat diamati. Robert M. Gagne dikenal sebagai neobehaviourist yang membahas
secara rinci tentang objek langsung matematika dan hirarki belajar. Berbeda dengan
para penganut teori belajar tingkah laku yang lebih fokus pada terbentuknya
hubungan antara rangsangan dan tanggapan yang dapat diamati, maka para penganut
teori belajar kognitif (cognitive science) lebih fokus pada proses mengaitkan antara
pengetahuan yang sudah dimiliki seseorang di dalam struktur kognitifnya dengan
pengalaman barunya.
Modul ini akan membahas beberapa tokoh teori belajar kognitif seperti Piaget yang
mengembangkan teori perkembangan kognitif; David P Ausubel yang
mengembangkan teori belajar bermakna (meaningful) dan belajar takbermakna
(meaningless); serta teori presentasi pembelajaran (enaktif, ikonik, dan simbolik)
yang dikemukakan Bruner. Setelah membaca modul ini, secara umum guru
diharapkan dapat: (1) memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing teori
belajar; dan (2) memilih teori belajar yang sesuai dengan kondisi dan lingkungan
masing dalam dan dapat menerapkannya dalam pembelajaran. Secara khusus, setelah
membaca modul ini, para guru diharapkan dapat:
25

