Page 22 - OPERASIONAL
P. 22
F. KONDISI KHUSUS
1. Pelaksanaan uji kelayakan dihadiri oleh suami calon anggota, jika tidak memungkinkan maka
harus ada dari keluarga yang mengetahui tentang rencana dari calon anggota tersebut akan
bergabung dengan Koperasi Mitra Dhuafa.
2. KOMIDA tidak membiayai usaha yang memiliki dampak terhadap polusi atau kerusakan
lingkungan, berkaitan dengan prostitusi, terorisme, miras, perdagangan anak dan kegiatan
usaha lainnya yang melanggar hukum.
3. Apabila ditemukan jenis usaha baru yang belum tercantum dalam pengelompokan jenis
usaha bisa dilakukan penyesuaian dengan persetujuan dari manager regional.
G. RECORD
Form Uji Kelayakan Adalah kertas kerja yang digunakan staf lapang dalam melakukan uji
kelayakan sesuai dengan format yang telah ditentukan.
H. LAMPIRAN/DOKUMEN TERKAIT
1. Formulir Uji Kelayakan (F.01/UK.versi.03.2017)
2. Formulir PPI (F.02/PPI.versi.03.2017)
I. AKTIVITAS PROSEDUR
No. Uraian PIC
1. Menentukan jadwal uji kelayakan dan menyampaikan tata Staf Lapang
cara uji kelayakan kepada calon anggota
2. Melaksanakan uji kelayakan ke rumah dan tempat usaha Staf Lapang
calon anggota, dengan menggunakan formulir yang telah
ditentukan.
3. Setelah pelaksanaan uji kelayakan, petugas harus Staf Lapang
melaporkan & meminta persetujuan dari manager cabang
4. Memeriksa uji kelayakan yang telah dilakukan oleh staf : Manager Cabang
Menandatangani formulir uji kelayakan
Memutuskan apakah calon anggota tersebut lulus
atau tidak
Jika “Lulus” maka menginformasikan kepada SL
untuk menentukan jadwal LWK
Jika “Tidak Lulus” maka meminta kepada SL untuk
menyampaikan hal tersebut kepada calon anggota
5. Menyampaikan hasil keputusan uji kelayakan kepada calon Staf Lapang
anggota yang bersangkutan.
Jika lulus, maka sekaligus menetapkan waktu dan
tempat LWK
Jika ada yang tidak lulus, maka menyampaikan
alternatif ataupun pilihan yang terbaik untuk calon
anggota maupun kelompoknya
6. Merapikan dokumen/data untuk persiapan LWK Staf Lapang
7. Selesai
SOP Operasional 2017
21

