Page 19 - OPERASIONAL
P. 19
2. Pendapatan suami dan istri
Informasi ini sebagai bagian analisa terkait usaha serta rencana dari penggunaan
pembiayaan, dengan adanya informasi ini maka akan ada informasi yang jelas ke
arah mana usaha, potensi anggota dan penggunaan modal pembiayaan ini.
3. Pengeluaran rumah tangga
Informasi terkait pengeluaran secara umum dari keluarga tersebut digunakan sebagai
bagian untuk mengetahui sejauh mana keluarga tersebut mengetahui pengeluaran
mereka, selain itu dengan menanyakan informasi ini bisa kita gunakan sebagai test
kejujuran dari calon anggota. Kita bisa membandingkan dengan rumah tangga lainnya
yang memiliki tipe yang hampir sama, apakah jumlah pengeluarannya relatif sama
atau ada perbedaan yang signifikan.
4. Pendapatan per kapita per bulan
Menghitung pendapat perkapita untuk memastikan beban keluarga tersebut menjadi
lebih riil. Pendapat perkapita bulanan dihitung dengan cara jumlah pendapat suami
dan istri per bulan dibagi jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungannya.
Penentuan Kelayakan / kelulusan:
Pendapatan per kapita / bulan Keterangan
< Rp. 1.000.000 Lulus / Layak
> Rp.1.000.000 - < Rp. 2.000.000 Prioritas Kedua / Bersyarat
.> Rp.2.000.000 Tidak Lulus / tidak layak
c. Indeks Aset Tidak Produktif (IA)
Aset yang dinilai tidak termasuk tanah yang dimiliki, tetapi meliputi aset rumah tangga
yang tidak digunakan untuk usaha atau menunjang pekerjaan.
Jenis Aset yang dimasukkan dalam analisa adalah:
Kendaraan bermotor
Furniture
Elektronik (kecuali TV dan radio)
Ternak (tidak termasuk unggas)
Dan lainnya yang dianggap memiliki nilai berharga
Penentuan Kelayakan
Nilai Aset Keterangan
< Rp. 4.000.000 Lulus/Layak
> Rp.4.000.000 - < Rp. 10.000.000 Prioritas Kedua/Bersyarat
.> Rp.10.000.000 Tidak Lulus/Tidak layak
SOP Operasional 2017
18

