Page 17 - OPERASIONAL
P. 17
KOPERASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
MITRA DHUAFA
(849/BH/MENEG/VII/2009) OPERASIONAL
EDISI : JANUARI 2017 REVISI : 1
Owner : OPERASIONAL PROSEDUR : Uji Kelayakan (UK)
Kode Bagian : 01 Kode Prosedur : 006
UJI KELAYAKAN
A. TUJUAN
Prosedur ini untuk menstandarisasi proses dan langkah-langkah serta ketentuan pelaksanaan uji
kelayakan kepada calon anggota Koperasi Mitra Dhuafa.
B. RUANG LINGKUP
Mengatur proses dan langkah-langkah kegiatan uji kelayakan mulai dari formulir yang
digunakan, proses pelaksanaan dan cara penilaian kelayakan.
C. KETENTUAN
Uji Kelayakan adalah kegiatan untuk “memotret” kondisi sosial ekonomi calon anggota, yang
meliputi keadaan rumah, aset rumah tangga dan pendapatannya. Informasi diperoleh melalui
wawancara dengan menggunakan formulir uji kelayakan. Wawancara dilakukan oleh staf lapang
di rumah calon anggota dan sebaiknya dihadiri oleh kepala keluarga dan isteri agar dapat
diperoleh data yang lebih akurat dan menghindari wawancara ulang yang dapat membuang-
buang waktu.
1. Cara Penilaian Kelayakan Anggota.
Ada 3 kriteria untuk menilai kelayakan calon anggota yaitu:
a. Indeks Rumah (IR)
IR digunakan sebagai kriteria karena rumah calon anggota mencerminkan status sosial
ekonomi sebagai golongan masyarakat berpendapatan rendah. Luas rumah yang kecil,
beratap rumbia, berlantai tanah dengan fasilitas yang tidak memadai adalah ciri-ciri dari
rumah masyarakat golongan berpendapatan rendah.
Penentuan Kelayakan / kelulusan :
Nilai Indeks Rumah Keterangan
< 15 Lulus / Layak
16-19 Prioritas Kedua
> 20 Tidak lulus/layak
Dasar Penilaian:
a) Luas rumah
Diukur dari luas lantai rumah (5 orang anggota rumah tangga)
Kategori Luas Golongan Nilai
Besar 70 m2 14 m2 /orang 4
Sedang 36-69 m2 7-13 m2 / orang 2
Kecil < 36 m2 < 7 m2 / orang 1
SOP Operasional 2017
16

