Page 15 - OPERASIONAL
P. 15
d. Center yang ideal berjumlah 6 kelompok dengan 30 anggota, namun seiring waktu
berjalan maka dalam satu center minimal 2 kelompok dengan jumlah anggota minimal 4
orang.
3. Cara melakukan pembentukan kelompok:
a. Semua calon anggota yang tergabung dalam satu kelompok yang harus didaftarkan
harus hadir dalam pembentukan kelompok
b. Apabila ada kelompok yang tidak lengkap maka kelompok tersebut tidak bisa
melanjutkan proses selanjutnya.
c. Kelompok yang calon anggotanya hadir semua akan diwawancara oleh manager cabang
untuk memastikan kelompok tersebut memenuhi semua syarat yang telah ditetapkan
sebelumnya.
d. Wawancara dilakukan per kelompok oleh manager cabang
e. Staf lapang mendampingi manager cabang dalam proses wawancara, agar memahami
kelompok yang sudah di wawancara oleh manager cabang.
f. Manager cabang menyampaikan hasil keputusan dari pembentukan kelompok kepada
calon anggota.
4. Hal-hal yang harus dipastikan oleh manager cabang pada saat wawancara
pembentukan kelompok, yaitu:
a. Calon anggota saling mengenal secara personal dan usaha masing-masing calon
anggota.
b. Tidak ada hubungan darah sesama calon anggota dalam kelompok tersebut (anak, ibu,
adik, kakak, mertua dan menantu)
c. Suami atau keluarga dari calon anggota mengetahui rencananya akan bergabung
menjadi anggota KOMIDA
d. Tujuan dan rencana penggunaan pembiayaan dari setiap calon anggota serta
mengetahui apakah usaha calon anggota ini sudah berjalan atau baru akan memulai
usaha.
e. Menjelaskan tentang jumlah pembiayaan serta simulasi angsuran per minggu.
f. Kesediaan calon anggota untuk dikunjungi ke rumah dan tempat usaha oleh petugas
KOMIDA untuk pengambilan data dan verifikasi data/UK.
g. Kesanggupan calon anggota mengikuti LWK (latihan wajib kelompok) dan memahami
peraturan selama LWK
h. Kesanggupan calon anggota hadir dalam pertemuan center setiap minggunya
i. Kesanggupan dari calon anggota tentang sistem tanggungrenteng untuk anggota dalam
kelompok dan center.
j. Kelompok yang tidak memenuhi syarat atau menolak mengikuti peraturan yang berlaku
di KOMIDA maka manager cabang berhak untuk menolak atau menyatakan tidak lulus.
D. REFERENSI
1. Grameen Bank System (GBS)
2. Petunjuk dan Keputusan Manajemen Koperasi Mitra Dhuafa
E. PENANGGUNGJAWAB/PEJABAT TERKAIT
Manager Cabang bertanggungjawab melaksanakan pembentukan kelompok,
pemeriksaan persyaratan, mekanisme pembentukan, sampai
dengan materi dan pemahaman anggota kelompok.
Staf Lapang mendampingi dan membantu proses pembentukan kelompok
dengan manager cabang
SOP Operasional 2017
14

