Page 45 - Kelas XI.7. Mitigasi dan Adaptasi Bencana_Dirjen GTK Kemdikbud 2019
P. 45
Unit Pembelajaran
Mitigasi dan Adaptasi Bencana
Selain potensi diatas, negara Indonesia juga tidak terlepas dari kejadian
bencana. Data menunjukan bahwa jumlah kejadian bencana pada satu
dekade terakhir ini tergolong tinggi (gambar 1). Berbagai kejadian bencana
di Indonesia dilatarbelakangi setidaknya oleh 4 kondisi. 1) kondisi geologis;
terletak diantara 3 pergerakan lempeng aktif didunia membuat Indonesia
selalu berhadapan dengan bencana gempa bumi, erupsi gunung api, dan
tsunami. Selama kurun waktu 15 tahun terakhir, Indonesia menjadi sorotan
berita global karena bencana alamnya yang dahsyat yang mengakibatkan
kematian ratusan ribu orang dan rusaknya berbagai infrastruktur yang
berdampak pada kerugian ekonomi yang besar. Tsunami aceh tahun 2004,
gempa Yogyakarta tahun 2006, erupsi Gunung Merapi tahun 2010, erupsi
Gunung Kelud tahun 2014 dan yang terakhir erupsi gunung Sinabung yang
masih berlangsung sampai dengan hari ini merupakan beberapa contoh
kejadian bencana di Indonesia. 2) Kondisi klimatologis yang cenderung tidak
normal pada dekade terakhir ini berupa ekstrim basah dan kering, telah
menyebabkan berbagai dampak bencana diantaranya bencana banjir dan
kekeringan. Setidaknya lebih dari 100 titik kekeringan dan banjir pada setiap
tahunnya terjadi di Indonesia. 3) kondisi geomorfologis; konfigurasi relief
dari mulai pegunungan sampai dengan dataran pantai membuat Indonesia
rentan terhadap bencana longsor sampai dengan bencana banjir. 4) kondisi
sosial; jumlah penduduk yang tidak merata menyebabkan penduduk
terkonsentrasi pada suatu wilatah tertentu. Hal ini diperparah dengan data
yang menunjukan bahwa 120 juta jiwa penduduk Indonesia tinggal di Pulau
Jawa yang merupakan daerah rawan multi bencana.
123

