Page 59 - bk metamorfosis
P. 59
masyarakat, di mana keduanya berpengaruh secara signifikan terhadap
kehidupan manusia merupakan sesuatu yang telah menjadi kebutuhan
setiap insan di muka bumi, sehingga wajib hukumnya sekolah
membelajarkan hal tersebut.
c. Mengetahui dengan baik dan terampil dalam mengambil keputusan-
keputusan sosial dan moral yang berkaitan dengan pemanfaatan unsur
hudaya dalam kehidupan masyarakat, karena hal tersebut berkenaan
dengan berbagai permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat,
seperti pencemaran lingkungan, transportasi, abrasi moral-budaya, nilai
hidup, nilai-nilai transendental, dan pengembangan masyarakat,
d. Secara realistik dapat memproyeksikan (memperhitungkan) masa depan
alternatif dan mempertimbangkan konsekuensi-konsekuensi positif dan
negatifhya berdasarkan nilai-nilai luhur kebudayaan, filosofi bangsa,
dan konvensi nilai global.
e. Dapat bekerja sesuai dengan masa depan yang diinginkan dan adil bagi
semua manusia dengan dilandasi oleh nilai-nilai kebudayaan yang luhur
serta dibekali dengan seperangkat kemampuan dan keterampilan dalam
menyikapi dan menyelesaikan konflik-konflik sosial di masyarakat.
Di sisi lain, National Commission of Social Studies (NCSS).di USA
mendefinisikan MRK sebagai “the teaching and learning of Civic Education in
the context of real societies” (NCSS, 2000). NCSS mengajukan 10 (sepuluh) ciri
model tersebut dalam konteks pembelajaran yakni:
a. Peserta didik mengidentifikasi masalah-masalah sosial-budaya
kemasyarakatan di daerahnya masing-masing yang ada kaitannya
dengan kehidupan masyarakat.
METAMORFOSIS 51
Pengembangan Sekolah Model di Bali

