Page 135 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 135

sehingga risiko efek samping yang ditimbulkan lebih rendah dibandingkan obat
              kimia.  Oleh  karena  itu,  banyak  masyarakat  lebih  memilih  menggunakan  obat
              tradisional.
                   Pengobatan tradisional dapat bermanfaat sebagai pertolongan pertama, dan
              juga  mudah  diperoleh  serta  tidak  memerlukan  biaya  tinggi  dibandingkan  obat
              modern.  Cara  pengolahannya  pun  masih  sederhana,  biasanya  berdasarkan
              kebiasaan  dan  pengalaman  sehari-hari  yang  diwariskan  secara  turun-temurun
              dari  nenek  moyang.  Menurut  Hidayat  (2008),  terdapat  tiga  alasan  utama
              mengapa  suatu  tumbuhan  dikategorikan  sebagai  tumbuhan  obat,  yaitu:  1)
              tumbuhan  atau  bagian  tumbuhan  dapat  memperkuat  fungsi  organ  tubuh,  2)
              tumbuhan  atau  bagian  tumbuhan  dapat  menghilangkan  racun  atau  penyakit,
              dan  3)  tumbuhan  atau  bagian  tumbuhan  dapat  membangun  sistem  kekebalan
              tubuh.
                 Bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan penggunaannya untuk pengobatan
              antara  lain,  daun,  batang,  umbi,  akar,  rimpang,  kulit  batang,  bunga,  buah,  biji,
              getah  maupun  keseluruhan  bagian  dari  tanaman  tersebut.  Daun  merupakan
              bagian  tumbuhan  yang  paling  banyak  dimanfaatkan  untuk  obat  dibandingkan

              bagian tumbuhan lainnya. Daun merupakan organ fotosintesis utama tumbuhan
              dan  dianggap  sebagai  komponen  kunci  dari  sintesis  komponen  bioaktif  dari
              tumbuhan  sebagai  bahan  aktif  yang  dapat  digunakan  untuk  obat  (Adiyasa  &
              Meiyanti, 2021).
                      Setiap  suku  di  Indonesia  memiliki  pengetahuan  lokal  yang  khas  mengenai
              pemanfaatan  tumbuhan  sebagai  obat  tradisional.  Tetapi,  pemahaman
              masyarakat  mengenai  pengolahan  dan  pemanfaatan  berbagai  jenis  tanaman
              obat  sebagai  sumber  daya  alam  belum  sepenuhnya  didokumentasikan.
              Sebagian  besar  pengetahuan  masyarakat  tentang  tanaman  obat  masih
              tersimpan  dalam  tradisi  lisan  yang  diwariskan  secara  turun-temurun,
              dokumentasi  yang  masih  rendah,  serta  penelitian  ilmiah  masih  terbatas.  Oleh
              karena  itu,  pendokumentasian  dan  pengkajian  ilmiah  menjadi  penting  untuk
              melestarikan  pengetahuan  tradisional  dan  pemanfaatan  tumbuhan  sebagai
              obat. Pembelajaran taksonomi tumbuhan mendukung hal ini dengan membantu

              mengidentifikasi,  mengklasifikasi,  dan  memahami  hubungan  kekerabatan
              tumbuhan yang dimanfaatkan masyarakat, sekaligus menjaga warisan budaya.


              9.2.2 Tumbuhan sebagai Sumber Pangan Lokal
                    Tumbuhan  merupakan  sumber  utama  pangan  lokal  yang  menopang
              ketahanan  pangan  masyarakat  sekaligus  mencerminkan  kearifan  budaya
              setempat.  Tumbuhan  pangan  didefinisikan  sebagai  tumbuhan  yang  dihasilkan
              atau dibudidayakan oleh manusia untuk dikonsumsi sebagai sumber makanan.
              Bagian  tumbuhan  yang  dimanfaatkan  sangat  beragam,  termasuk  biji-bijian,
              buah-buahan, sayuran, dan umbi-umbian. Variasi bentuk, struktur tubuh, warna,
              jumlah,  serta  sifat-sifat  lain  pada  tumbuhan  yang  hidup  di  suatu  ekosistem
              mencerminkan keanekaragaman hayati (Aliyah dkk., 2023).




                                                           126 E-modul Taksonomi Tumbuhan
   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139   140