Page 110 - Matrik-Permendagri-13-2006-dan-21-2011
P. 110

PERMENDAGRI NOMOR 13 TAHUN 2006                            PERMENDAGRI NOMOR 59 TAHUN 2007                           PERMENDAGRI NOMOR 21 TAHUN 2011


                huruf d tercantum dalam Lampiran D.VII peraturan menteri ini.

                                Pasal 201                                                    -                                                          -

          Ketentuan  batas  jumlah  SPP-UP  dan  SPP-GU sebagaimana  dimaksud                -
          dalam  Pasal  199  dan  Pasal  200  ditetapkan  dalam  peraturan  kepala
          daerah.

                                                                      44.   Ketentuan  Pasal  202  ayat  (2)  huruf  c  dan  ayat  (3)  diubah  dan
                                                                        diantara  ayat  (4)  dan  ayat  (5)  disisipkan  1  (satu)  ayat  baru  yakni
                                                                        ayat (4a), sehingga Pasal 202  berbunyi sebagai berikut :

                                Pasal 202                                                 Pasal 202                                                     -

          (1)   Penerbitan  dan  pengajuan  dokumen  SPP-TU  dilakukan  oleh      (1)   Penerbitan  dan  pengajuan  dokumen  SPP-TU  dilakukan          -
                bendahara  pengeluaran  untuk  memperoleh  persetujuan  dari   oleh   bendahara   pengeluaran/bendahara   pengeluaran
                pengguna  anggaran/kuasa  pengguna  anggaran  melalui  PPK-  pembantu  untuk  memperoleh  persetujuan  dari  pengguna
                SKPD dalam rangka tambahan uang persediaan.                  anggaran/kuasa  pengguna  anggaran  melalui  PPK-SKPD
                                                                             dalam rangka tambahan uang persediaan.

          (2)   Dokumen  SPP-TU  sebagaimana dimaksud  pada  ayat  (1)  terdiri      (2)   Tetap                                                        -
                dari :
                a.   surat pengantar SPP-TU;                                 a.    tetap
                b.   ringkasan SPP-TU;                                       b.    tetap
                c.   rincian SPP-TU;                                         c.    rincian rencana penggunaan TU
                d.   salinan SPD;                                            d.    tetap
                e.   draft  surat  pernyataan  untuk  ditandatangani  oleh      e.   tetap
                     pengguna  anggaran/kuasa  pengguna  anggaran  yang
                     menyatakan   bahwa   uang   yang   diminta   tidak
                     dipergunakan  untuk  keperluan  selain  tambahan  uang
                     persediaan saat pengajuan SP2D kepada kuasa BUD;
                f.   surat  keterangan  yang  memuat  penjelasan  keperluan      f.   tetap
                     pengisian tambahan uang persediaan; dan
                g.   lampiran lainnya.                                       g.    tetap

          (3)   Batas  jumlah  pengajuan  SPP-TU  harus  mendapat  persetujuan       (3)   Batas  jumlah  pengajuan  SPP-TU  harus  mendapat            -
                dari PPKD dengan memperhatikan rincian kebutuhan dan waktu   persetujuan  dari  PPKD  dengan  memperhatikan  rincian
                penggunaan ditetapkan dalam peraturan kepala daerah.         kebutuhan dan waktu penggunaan.

          (4)   Dalam hal dana tambahan uang tidak habis digunakan dalam 1      (4)   Tetap                                                             -
                (satu) bulan, maka sisa tambahan uang disetor ke rekening kas
                umum daerah

                                                                        (4a)   Ketentuan  batas  waktu  penyetoran  sisa  tambahan  uang                -
                                                                             sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dikecualikan untuk :
                                                                             a.    kegiatan  yang  pelaksanaan  nya  melebihi  1  (satu)
                                                                                   bulan
                                                                             b.    kegiatan  yang  mengalami  penundaan  dari  jadwal
              BPK Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau                                                                                                                 Halaman - 110 - dari 162
                                                                                                                                                                              halaman
   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115