Page 31 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 SEPTEMBER 2018
P. 31

Beberapa  pelaku  bisnis  kuliner  meraup  kesuksesan  setelah  ramai  diabadikan
               konsumennya. Jumlahnya pun sudah sangat banyak.

               Sebut saja kuliner seperti burger hitam, doughnut milkshake, tower ice cream, animal
               pao, taiyaki ice cream, martabak manis, kelapa isi, cookies shot.frozen banana, 3D
               lattc, mie item, macaroon, dan banyak lagi. Rerata punya tampilan yang unik dan lucu
               sehingga  mendorong  konsumen  tak  bisa  menahan  untuk  tidak  mengambil  foto.
               Banyak pelanggan yang datang karena tahu dari media sosial.

               Dari situ, tampilan makanan sepertinya memegang peranan penting dalam mengantar
               pengusaha  kuliner  menuju  popularitas.  Selanjutnya,  tinggal  bagaimana  inovasi
               dilakukan  demi  menaikkan  level  dari  popularitas  tadi,Sebab,  popularitas,  namun
               berusia pendek tentu tak juga baik untuk kalangan pengusaha.

               Hal tersebut bisa dilihat dari yang sudah ada. Misalnya, dari daftar sepuluh besar
               kuliner yang paling banyak dicari pada akhir 2016 lalu. Kesepuluh kuliner tersebut
               adalah cake tape, jasuke, kue kembang goyang, kue putri mandi, martabak mini,
               ogura cake, mango sticky rice, klepon ketan sate taichan, hingga kue cubit green tea.
               Semua memang populer, namun tak semuanya bertahan.

               Termasuk  pada  daftar  10  besar  kuliner  paling  dicari  di  2017  yang  meliput;  ayam
               geprek. minuman mangga, pjsang nugget, cilok kuah, kue ulat bulu, biji ketapang
               empuk, seblak mie, jengkol balado, tteokbokki, hingga telur gulung. Tentu semua tak
               ingin  bernasib  musiman  seperti  es  kepal  milo.  Meski  masih  ada,  namun  tidak
               semeledakdi "penampilan" perdananya. Kuncinya ya ini tadi, acla di inovasi.

               Kuliner Jadi Sektor Paling Diminati

               Kepala  Badan  Ekonomi  Kreatit  Triawan  Munaf  sendiri  pernah  mengatakan  bahwa
               kuliner menjadi subsektor yang paling banyak diminati
               pelaku ekonomi kreatif. Dibandingkan 16 subsektor lainnya, kuliner bersaing ketat
               dengan  fesyen  dan  kriya.  Triawan  pun  mendorong  semua  yang  baru  merintis
               usahanya untuk tak ragu memilih berbisnis kuliner. Apalagi, kuliner merupakan salah
               satu bisnis kreatif yang tak akan mati ditelan zaman.

               Namun,  ia  mengingatkan  bahwa  bisnis  kuliner  menjadi  bidang  yang  paling  cepat
               dinamikanya. Hanya dalam waktu beberapa bulan, tren kuliner bisa berganti. Tak
               kecuali iren jus mangga, tren coffee shop bertema rustic, makanan pedas dengan
               level, dan masih banyak lagi yang lainnya tadi.

               Meski demikian, api dalam usaha kuliner bakal tetap berkobar, bahkan semakin panas.
               Apalagi, kini makan bukan hanya sekadar urusan perut, tetapi juga gaya hidup.

               pemasaran pun makin luas. Meski tak punya toko atau kedai, semua orang masih bisa
               punya berjualan makanan via daring.






                                                       Page 30 of 75.
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36