Page 135 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 135
Susanto Polamolo
Elnino M. Husein Mohi
PERDEBATAN PASAL 33
DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
tetapi yang lain itu, bisa kita rubah jika kepentingan
kita sekarang dan di masa depan menghendakinya.
Mengenai soal penjelasan akan dihapuskan
dan dimasukkan hal-hal yang normatif ke dalam
Pasal-Pasal hal itu kami sependapat, jadi sebagian
besar dari apa yang Saudara-saudara, Bapak-bapak
putuskan itu kita sependapat hanya mengenai
soal adendum itu. Barangkali kalau perlu nanti
kita bicarakan sebab itu yang dikenal didunia itu
adalah perubahan Undang-undang Dasar secara
yang dibuat oleh Belanda itu langsung perubahan
Undang-undang Dasar kepada Batang Tubuh. Dan
Pasal-Pasal yang dibuat oleh Amerika Serikat sistem
Adendum tidak seperti yang telah kita buat kesatu
kedua itu sudah agak aneh apabila dinamakan
Adendum. Apalagi apabila masuk perubahan ketiga
jadi kami menawarkan supaya toh ini waktunya
untuk membuat suatu Undang-undang Dasar yang
sebenarnya baru tetapi kita sebut Undang-undang
Dasar Republik Indonesia.
Dengan pengantar ini saya akan sampai
kepada mempersilakan ketua-ketua bidang, tetapi
sebelum itu Saudara-saudara, walaupun saya
sebenarnya dengan umur saya yang sudah tua
meminta yang muda-muda inilah yang memimpin
Tim Ahli ini, tetapi rupanya belum bisa, belum
diperkenankan.
Oleh karena itu Saudara-saudara, saya akan
membacakan. Ketua Tim Ahli, Profesor Doktor
74

