Page 133 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 133
Susanto Polamolo
Elnino M. Husein Mohi
PERDEBATAN PASAL 33
DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
Tim Ahli, Wakil Ketua Tim Ahli, Sekretaris Tim Ahli”
dan di bidang-bidang yang lima itu disebut dengan
istilah “Ketua Koordinator”, itu yang pertama.
Hal yang kedua, sesudah membicarakan
mengenai tugas yang oleh PAH-I disampaikan
kepada kami, ada beberapa hal yang ingin kami
sampaikan di sini yang juga kami minta supaya
dipertimbangkan kembali mengenai lima penuntun.
Ketua Rapat: Jakob Tobing
Sebelumnya mohon maaf Pak, kami ingin
menyatakan bahwa karena tidak ada usul lain, itu
otomatis rapat ini adalah bersifat terbuka…
Pembicara: Prof. Ismail Suny (Ketua Tim
Ahli)
Hal yang pertama, Pembahasan Perubahan
UUD 1945 telah dicapai kesepakatan, menurut
pandangan fraksi-fraksi di MPR dalam Sidang
Umum 1999 dan Sidang Tahunan 2000, yaitu:
1. Tidak mengubah Pembukaan UUD 1945; Ini
seluruhnya dapat kami disetujui dan saya dapat
mengatakan bahwa Pembukaan UUD 1945 itu
akan dimuat di dalam rancangan yang kita buat.
2. Tetap mempertahankan Negara Kesatuan
Republik Indonesia; Itu juga pada prinsipnya
Negara Kesatuan Republik Indonesia akan
dicantumkan dalam perubahan.
3. Tetap mempertahankan sistem pemerintahan
presidensil; Itu juga dapat dianggap, pada
prinsipnya walaupun pembicaraan mengenai
72

