Page 131 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 131
Susanto Polamolo
Elnino M. Husein Mohi
PERDEBATAN PASAL 33
DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
Perdebatan Konseptual TA Bidang Ekonomi
Diskusi dengan Tim Ahli mengenai perubahan UUD 1945:
dimulai secara formal pada tanggal 20 Maret 2001, Rapat ke-11,
37
dipandu oleh PAH-I BP MPR-RI. Pembahasan soal Perekonomian
dan Kesejahteraan Sosial sekaligus masuk dalam rangkaian
pembahasan. Dari pendapat yang mengemuka, khususnya Tim
Ahli ekonomi, yang terlihat sejak awal telah terbagi ke dalam dua
kubu: “mazhab Yogya” dan “mazhab Jakarta”.
Perbedaan itu dipertegas dalam keterangan pembuka
Ketua Tim Ahli, Ismail Suny. Nada serupa juga tersirat dari
penjelasan-penjelasan Mubyarto selaku koordinator bidang
ekonomi.
Ketua Rapat: Jakob Tobing
…
Kepada kita, khususnya PAH-I, telah
disampaikan berbagai catatan dari rapat-rapat
atau diskusi-diskusi berbagai tim. Saya kira sudah
lengkap semua, ada dari Tim Politik, Hukum dan
seterusnya.
Kami mengusulkan dua kemungkinan untuk
dipilih yaitu kita mendengarkan terlebih dahulu
semua materi berturut-turut, ada lima kelompok
karena bagaimanapun juga satu dengan yang lain
ada keterkaitannya, baru kemudian kita melakukan
tukar pikiran, mungkin informatoris, mungkin juga
argumentatif.
37 Selasa, 20 Maret 2001, pukul 13.00-16.40 WIB, Ruang GBHN. Pimpinan PAH-I: Jakob Tobing,
Slamet Effendy Yusuf, Harun Kamil, Ali Masykur Musa. Ketua Rapat: Jakob Tobing. Sekretaris
Rapat: Siti Fauziah. Acara: Diskusi dengan Tim Ahli mengenai Materi Rancangan Perubahan
UUD 1945. Dan lain-lain. Hadir 30 Orang, tidak hadir 17 Orang. Sekretariat Jenderal MPRRI..,
Tahun Sidang 2001, Buku Satu, ibid.., notulen mulai hlm. 301-338.
70

