Page 129 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 129
Susanto Polamolo
Elnino M. Husein Mohi
PERDEBATAN PASAL 33
DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
Februari 2001, maka pada tanggal 21 Februari 2001
kami mengirimkan formulir permintaan kesediaan
dilampiri dengan term of reference. Jadi, secara jelas
apa yang kita harapkan, tugas, kewenangan, tujuan
dan sebagainya dari pada pembentukan Tim Ahli
itu, kita sampaikan kepada beliau-beliau.
Maka berdasarkan itu, di mana kita
mengatakan “apakah Bapak bersedia atau tidak
bersedia?”. Sebagai pilihan yang bebas, maka
sampai hari ini dari 30 orang itu ternyata semuanya
menyatakan bersedia. Jadi, kita syukur alhamdulillah,
ada yang mau membantu, walaupun ada yang bilang
“Itu tidak representatif, tidak legitimated, tidak
segala macam, tetapi ternyata beliau-beliau itu
dengan sangat spontan dan kita beritahu term of
reference-nya, tidak ada permintaan yang sangat
personal, yang sangat khusus, hanya meminta
kesediaan patriotismenya, itu spontan mengatakan
“kami bersedia membantu”. Hanya satu yang belum
menyatakan secara tertulis tetapi sudah secara
lisan, yaitu Bapak Prof. Dr. Sri Soemantri.
Kalau Bapak, Ibu melihat daftar Tim Ahli
yang saya pikir ada pada kita sekalian, itulah semua
yang sudah menyatakan kesediaannya, persis sama
dengan yang memang kita sepakati dan harapkan
bersama.
Mereka akan menjadi tenaga ahli Badan
Pekerja MPR yang khusus diperbantukan ke PAH-I,
sehingga SK-nya nanti adalah dari Badan Pekerja
MPR. Mengenai honor, biaya akomodasi (karena
68

