Page 89 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 89

Susanto Polamolo
            Elnino M. Husein Mohi
            PERDEBATAN PASAL 33
            DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945

                  3.  Bumi, air, dan kekayaan alam yang ada di bumi
                     lndonesia adalah untuk kemakmuran rakyat
                     oleh karena itu  harus dipergunakan  untuk
                     sebesar-besar kemakmuran rakyat dengan
                     memperhatikan kelestarian lingkungan dan
                     kepemilikan rakyat.
                  4.  Adalah  adanya  kewajiban   negara  untuk
                     melindungi  dan   memberdayakan     seluruh
                     kelompok-kelompok yang tertinggal, supaya
                     dapat  memperoleh  manfaat  dari  pembangunan
                     ekonomi. Apakah itu masyarakat lokal, golongan
                     ekonomi lemah, dan sebagainya.
                        Karena itu fraksi kami untuk Pasal 33 ini
                  mengusulkan, pertama adalah berbunyi:
                        Ayat (1):
                        “Perekonomian Nasional disusun sebagai
                  usaha  bersama  dengan  semangat  kekeluargaan,
                  berdasarkan  atas  asas  kemanusiaan,  kerakyatan,
                  efisiensi,  manfaat  berkelanjutan  dan  kesetaraan
                  antar   pelaku  ekonomi   untuk   mewujudkan
                  kemakmuran, kesejahteraan dan keadilan sosial bagi
                  seluruh rakyat”.
                        Ayat (2):
                        “Bumi, air dan kekayaan alam yang ada
                  di wilayah negara, dikuasai oleh negara dan
                  dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran
                  rakyat   dengan    memperhatikan    kelestarian
                  lingkungan dan kepemilikan rakyat”.
                        Ayat (3):
                        “Cabang-cabang produksi yang penting bagi



                                       28
   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94