Page 181 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 181
KIPRAH TAHUN KEDUA WAKIL KETUA DPR/KORINBANG DR. (H.C.) RACHMAT GOBEL
mereka, dan menjadi petani tidak lagi dipandang primitif, kotor, dan
miskin. Sistem agribisnis terintegrasi akan menjadi magnet kuat dan akan
mempercepat kemandirian petani.
Bantuan Untuk Petani dan UMKM
Dalam mewujudkan pendekatan nilai tambah, Rachmat Gobel telah
membangun sejumlah proyek percontohan dengan menerapkan sistem
pertanian terintegrasi melalui demonstration plot (demplot) yang
dibangunnya di Provinsi Gorontalo, Jawa Timur, dan NTT. Sistem terintegrasi
dilakukan melalui edukasi by doing dan melibatkan anak muda. Dengan
menyediakan fasilitas demplot sebagai tempat praktik langsung, petani bisa
melihat bagaimana cara produksi, mengolah lahan, panen, dan mengolah
hasil panen dengan baik.
Melalui demplot itu, anak-anak muda belajar menjadi petani berkualitas
dengan mengadopsi sistem pertanian modern, juga menjadi mandiri dengan
menggunakan pupuk nonsubsidi atau tidak lagi mengandalkan pupuk
subsidi dari pemerintah. Hasilnya, produktivitas pertanian naik tiga kali
lipat. Hasil panen tiga kali lipat lebih banyak dan kualitas terjaga.
Komitmen Rachmat Gobel mengembangkan dan memajukan pertanian
tidak berhenti di situ, tetapi juga memberikan bantuan berupa alat mesin
pertanian (alsintan) yang sangat dibutuhkan untuk melangkah pada sistem
pertanian modern. Ia sudah membagikan ratusan power thresher, puluhan
combine harvester besar, dan alat-alat pertanian modern lainnya kepada para
petani se-Indonesia, khususnya di Gorontalo. Mesin ini sangat membantu
petani meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Bantuan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk fisik, melalui tim
yang ia bangun, Rachmat Gobel juga melakukan pendampingan. Memberi
penyuluhan dan pembinaan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan
pengelolaan pertanian.
Bahkan, Rachmat Gobel juga mendatangkan bantuan ahli dari daerah lain
atau dari universitas yang memang memiliki keahlian dalam pengelolaan
pertanian. Pendampingan yang dilakukan pada pasca panen atau penjualan
hasil pertanian, termasuk tidak menganjurkan menggunakan pupuk subsidi.
Sejak dilantik menjadi anggota DPR RI, lewat aspirasi masyarakat
yang disampaikannya ke kementerian terkait, Rachmat Gobel juga sudah
bersumbangsih membangun 10 titik irigasi pada tahun 2020, 50 titik irigasi
pada tahun 2021. Bantuan irigasi sebesar 200 juta per titik ini, sudah
diberikan oleh Rachmat Gobel kepada petani di Gorontalo, Lumajang,
Sulawesi Selatan, dan Gorontalo. (*)
163

