Page 177 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 177

KIPRAH TAHUN KEDUA WAKIL KETUA DPR/KORINBANG DR. (H.C.) RACHMAT GOBEL


























                    Wakil Ketua DPR RI/Korinbang Rachmat Gobel di tengah anggota kelompok tani di Sumba, Nusa Tenggara
                    Timur, memotivasi mereka untuk meningkatkan produktivitas agar kawasan ini mampu tampil sebagai
                    salah satu lumbung pangan nasional.

                       Perlu upaya membangkitkan optimisme generasi muda bahwa menjadi
                    petani merupakan salah satu langkah tepat. Menjadi petani tidak hanya
                    berurusan dengan cangkul dan lumpur, tetapi sebaliknya, menjadi petani
                    bisa mengadopsi teknologi yang sangat modern sekalipun. Menjadi petani,
                    bahkan  bisa  menjadi  orang  kaya  raya  dengan  menghasilkan  berbagai
                    komoditas yang dibutuhkan masyarakat di seluruh dunia.
                       Harus diyakinkan, pertanian sangat menjanjikan untuk masa depan,
                    tidak perlu enggan dan gengsi untuk menjadi petani. Banyak negara berhasil
                    menarik generasi mudanya terjun ke sektor ini seperti China dan Jepang.
                       Di China,  banyak pemuda  yang menjadi  petani,  bahkan  ada  lulusan
                    doktor terbaik universitas ternama di China mau menjadi petani, menjadi
                    pengusaha pertanian yang sukses. Mereka mendapat dukungan pemerintah
                    dan berbagai perusahaan swasta agar bisa mengerjakan usaha tani secara
                    modern. Dari mulai pembibitan, penanaman, panen, sampai mengurus hasil
                    panen, mereka menggunakan teknologi modern, robot, alat-alat canggih,
                    artificial  intelligence  tools,  teknologi  drone,  rekayasa  genetika,  botanical
                    science.
                       Pertanian China mampu  mencukupi  kebutuhan  hidup  1,44 miliar
                    penduduknya, bahkan sampai diekspor ke berbagai belahan dunia. Hal ini
                    menunjukkan  linearnya  penggunaan  teknologi  modern  dengan  luasnya
                    partisipasi anak muda dalam menggarap pertanian.


                                                       159
   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181   182