Page 63 - MAJALAH 114
P. 63
KUNJUNGAN KERJA
Kunker Komisi VI:
Serap Aspirasi
dan Cari Solusi
alam menyerap as- dari sekitar 400 pabrik rokok hanya ruh Indonesia (Formasi) Jateng, Mu-
pirasi langsung dari tersisa kurang lebih 35 perusahaan hammad Guntur yang ikut menemui
masyarakat, Komisi rokok menengah ke bawah. Padahal Tim Komisi VI mengatakan bahwa
VI DPR RI melakukan mata pencaharian utama masyara- bertumbangnya satu per satu pe-
Dkunjungan kerja ke kat kota yang berada di sebelah rusahaan rokok kretek khususnya di
empat Provinsi secara bersamaan, timur Kota Semarang ini berasal Kudus, Jawa Tengah salah satunya
yakni Riau, Jawa Timur, Jawa Te- dari Industri rokok. Bahkan kota ini dikarenakan kebijakan pemerintah
ngah dan Sulawesi Selatan. Khusus konon juga disebut dengan sebutan yang menaikkan tarif cukai rokok
di dua Provinsi terakhir ini Tim Par- Kota Kretek. menjadi sebesar Rp 80 per batang.
lementaria mengikuti lawatan sang Belum lagi iklan di masyarakat dan
wakil rakyat dalam melaksanakan “Kami ingin mengetahui karut larangan merokok masyarakat yang
fungsi pengawasannya. marut dalam industri rokok khusus- terus menerus diluncurkan peme-
nya di Kudus ini. Menurut penga- rintah. Oleh karenanya Guntur ber-
Industri Rokok Termarjinalkan duan yang saya dengar banyak harap agar DPR RI dapat mendorong
perusahaan rokok khususnya golo- pemerintah untuk membuat kebi-
Kudus menjadi salah satu kota ngan II dan III yang gulung tikar. Se- jakan menurunkan tarif cukai, bah-
tujuan lawatan Komisi VI DPR RI ke benarnya apa permasalahan yang kan hingga nol rupiah per batang.
Jawa Tengah. Tujuannya tak lain un- sedang dihadapi saat ini,” tanya
tuk mengetahui ikhwal kekisruhan Ketua Komisi VI, Airlangga Hartarto “Kami sudah mendiskusikan hal ini
dalam industri rokok menengah dengan berbagai pihak, bahkan le-
ke bawah. Pasalnya, sebagaimana Menjawab hal tersebut Ketua Fo- wat pengacara Yusril Ihza Mahendra
pengaduan yang diterima Komisi VI rum Masyarakat Industri Rokok Selu- kami sudah melayangkan gugatan
PARLEMENTARIA EDISI 114 TH. XLIV, 2014 63

