Page 67 - MAJALAH 114
P. 67

liki. Jadi di akhir masa jabatan Komi-  sidi migas yang membengkak dan  kan geothermal sendiri sangat luar
            si VII ini diharapkan RUU Panas Bumi  cadangan yang makin menipis, se-  biasa, terutama pada level  opera-
            bisa selesai. Karena ini menyangkut  hingga harus beralih ke panas bumi.  tor. “Pendidikan formal kita tidak
            berbagai hal yang kompleks terma-                                   ada yang khusus  geothermal . Kita
            suk status jelas bahwa ini bukan    Demikian mengemuka saat Tim  berharap ada AKA Migas tapi khusus
            termasuk pertambangan lagi. Juga  Kunjungan Spesifik Komisi VII DPR  bidang geothermal,” katanya lagi.
            terus terang rakyat Lampung masih  dipimpin Jamaludin Karim menga-
            banyak yang mengeluhkan sering-   dakan kunjungan ke  PLTP Lahen-     Menurut Hadi, Pertamina sudah
            nya listrik padam,” ungkap Alimin.  dong 1 dan 2 di Sulut.          bekerja sama dengan Undip Sema-
                                                                                rang, dengan harapan ada pendidi-
              Hal senada dikemukakan Isma Ya-   Direktur Keuangan PT. Pertamina  kan D3 atau S1 Geothermal, namun

            tun (F-PDI Perjuangan) mengenai  Geothermal Energi Hadi Karyono  kelihatanya masih jauh. Akibatnya,
            pentingnya RUU Panas Bumi yang  mengakui dalam  hal penyiapan  sekarang orang yang bekerja di PLTP
            juga mempunyai pengaruh besar  Sumber Daya Manusia (SDM) me-        masih itu-itu saja sehingga  banyak
            pada aspek kehidupan masyarakat  mang tenaga yang disiapkan oleh  pegawai Geothermal yang pensiun,
            dan pemerintah daerah setempat.   kalangan perguruan  tinggi tidak  lalu ditarik kembali.
                                              banyak. Pasalnya pendidikan khusus
              “Jangan sampai pendapatan dari  di bidang geothermal  terurtama di   Menanggapi hal ini, Ketua Tim
            hasil panas bumi ini malah keluar  level operator tidak ada  sehingga  Komisi VII DPR Jamaludin Karim
            untuk orang luar tapi tidak masuk  menjadi hambatan bagi operasional  mendukung dibukanya jenjang Pen-
            pendapatan kabupaten, hanya men-  Pembangkit Listrik Tenaga Panas  didikan Tinggi Geothermal.  Prospek
            jadi penghasil tenaga yang meng-  Bumi.                             ke depan sangat baik sehingga perlu
            hidupi listrik di Provinsi Lampung
            yang memang sejauh ini menjadi
            sumber terbesar setelah masuknya
            listrik dari Sumatera Selatan sedang
            bermasalah,” ujar Isma.
              Tim Kunlap mengingatkan pula
            bahwa semua hal detil harus diper-
            hitungkan dan diusulkan sebelum
            ketok palu RUU Panas Bumi terse-
            but. Apa saja yang harus diatur ter-
            masuk penggunaan sumber air dae-
            rah yang selama ini masih belum
            masuk ke kas daerah.

              “Memang Kabupaten Tanggamus
            ini belum mempunyai Peraturan
            Daerah (Perda) menyangkut PLTP
            Ulu Belu sebagai sumber penghasi-
            lan daerah. Saya berharap setelah
            UU Panas Bumi ini jadi, pemerintah
            daerah segera membuat Peraturan
            Daerah sehingga jelas perhitungan-
            nya dan langsung bisa memberikan    “Harapan kita ke depan kalau di  diinformasikan kepada anak-anak
            manfaat untuk daerah tersebut,”  minyak ada Akademi Migas (AKA  kita. “SDM untuk PLTP perlu diisi
            pungkas Isma.                     Migas), mudah-mudahan ke depan  oleh anak-anak kita. Ini lahan yang
                                              ada Akademi  Geothermal. Ini perlu  terbuka  luas sehingga potensinya
              Pendidikan Tinggi Geothermal    support dari Kementerian ESDM,”  bisa dimanfaatkan sekailgus dapat
                                              katanya.                          menyalurkan tenaga kerja terampil
              Menghadapi  pemanfaatan energi                                    anak-anak kita sendiri,” ia menam-
            geothermal  (panas bumi) di masa    Dijelaskan pula, ketika masih di  bahkan.
            yang akan datang, sudah saatnya  Migas secara besar-besaran dilaku-
            dibuka jenjang pendidikan tinggi  kan  upaya untuk membesarkan        Sumber Panas Bumi Banyak di
            baik Strata (S1)  atau Diploma (D3)  AKA Migas di Cepu. Namun dalam  Hutan
            geothermal. Prospek  pemanfaatan  perkembangannya  SDM yang ada
            energi panas bumi  ke depan  cu-  hanya itu-itu saja dan tidak berkem-  Sumber Panas Bumi Indonesia
            kup besar sehubungan dengan sub-  bang. Bahkan untuk mengembang-    banyak terdapat di hutan konserva-


                                                                             PARLEMENTARIA  EDISI 114 TH. XLIV, 2014  67
   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72