Page 65 - MAJALAH 114
P. 65

kecil yang merupakan SKT (sigaret  Hal ini terkait dengan adanya revisi   Dalam pertemuan itu ia secara
            kretek tangan) diproduksi di rumah-  Undang-Undang BUMN Nomor 19  khusus menyampaikan catatan ke-
            rumah.                            Tahun 2003.                       pada jajaran Pimpinan PT. Semen
                                                                                Tonasa agar terus menjaga keterse-
              “Memindahkan industri kecil dari   “Tujuan dari Kunker ini adalah un-  diaan semen terutama di wilayah
            rumah itu jelas tidak sesuai. Kita su-  tuk mengawasi pelaksanaan kewa-  timur  Indonesia.  Keseimbangan
            dah punya contoh industri rumah  jiban pemerintah di bidang industri,  supply and demand harus terkendali
            yang berhasil, seperti  industri sepa-  perdagangan, investasi, BUMN serta  sehingga masalah kelangkaan tidak
            tu, tas, songkok. Semua itu diker-  Koperasi Usaha Kecil dan Menen-  mengganggu pesatnya pembangun-
            jakan di rumah. Akibat dari PMK ini  gah (KUKM).Termasuk sejauhmana  an infrastruktur di kawasan ini
            banyak industri rokok yang gulung  nilai-nilai kemajuan baik dari devi-
            tikar,” papar Airlangga.          den yang dicapai di perusahaan      Sementara itu, bagi PT. Sang Hy-
                                              tersebut,” ujar Ketua Tim Kunker  ang Seri yang notabene merupakan
              Airlangga bersama anggota
            Komisi VI lainnya berjanji akan
            membicarakan hal tersebut kepada
            Menteri Perindustrian dan Menteri
            Koordinator Perekonomian. Bahkan
            jika memungkinkan pihaknya akan
            terus memperjuangkan hal tersebut
            di periode mendatang, meski dalam
            peraturan tidak ada carry over un-
            tuk RUU atau program legislasi dari
            periode sebelumnya ke periode
            mendatang.

              “Bersama dengan Pemerintah
            kami akan mencari solusi atas per-
            masalahan ini. Namun jika dalam
            periode kali ini kami belum dapat
            menyelesaikan permasalahan ini,
            mesti dalam DPR tidak ada sistem
            carry over atau pengalihan ke DPR
            periode setelah ini, Insya Allah di
            periode mendatang kami akan kem-
            bali memperjuangkan hal ini. Karena
            Alhamdulillah periode mendatang  Komisi VI DPR Yusyus Kuswandana  perusahaan yang bergerak di bidang
            saya masih dipercaya kembali men-  di  Makassar, Sulawesi Selatan.  pertanian, khususnya dalam penye-
            jadi wakil rakyat,” ujar Airlangga.                                 diaan benih, Yusyus mengatakan
                                                Dari kunjungan ini diharapkan bisa  bahwa dalam melaksanakan tugas-
              BUMN Perlu Tingkatkan Koordi-   memperoleh informasi secara lang-  tugas pioneer-nya BUMN tersebut
            nasi                              sung tentang perkembangan kinerja  juga dituntut dapat menerapkan
                                              perusahaan, kendala-kendala yang  prinsip  good coorporate gover-
              Dalam kunjungannya ke Sulawesi  dihadapi dan upaya yang telah di-  nance.
            Selatan, Tim Kunjungan Spesifik  lakukan oleh masing-masing BUMN
            Komisi VI DPR RI mengunjungi tiga  dan anak perusahaan dalam men-     “Jajaran BUMN agar meningkatkan
            BUMN (Badan Usaha Milik Negara),  jalankan fungsinya serta rencana-  kerjasama dan koordinasi agar lebih
            yakni PT Semen Tonasa, PTPN XIV,  rencana strategis ke depannya.    terintegrasi dalam meningkatkan
            dan PT. Sang Hyang Seri.                                            produktivitas terutama mendukung
                                                Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  program pembangunan. Sebagai
              Kunjungan ini bertujuan melak-  perlu terus meningkatkan koordi-  badan usaha yang dibentuk oleh
            sanakan tahapan-tahapan dalam  nasi dan kerja sama dalam upaya  negara BUMN tidak terlepas dari
            pengawasan prosedural di dalam  mening katkan produktivitas. BUMN  tanggung jawab untuk meningkat-
            aturan-aturan yang berlaku di ra-  hadir untuk mengemban misi nega-  kan kesejahteraan masyarakat,” te-
            nah BUMN. Serta bagaimana pelak-  ra, oleh karenanya hendaknya tang-  gasnya. (ayu, iw), Foto: Ayu, Iwan Arma-
            sanaan UU Perseroan Terbatas,  gung jawab untuk meningkatkan        nias/parle/iw.
            terkait dengan kekayaan negara,  kesejahteraan masyarakat harus
            termasuk juga aset-aset yang ada di  tetap menjadi perhatian.
            BUMN, Makassar, Sulawesi Selatan.


                                                                             PARLEMENTARIA  EDISI 114 TH. XLIV, 2014  65
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70