Page 72 - MAJALAH 73
P. 72

KUNJUNGAN KERJA



            yang  tentunya    perlu  penanganan   perumahan bagi rakyat.     berharap  agar  pihak  managemen
            yang memadai baik dari penyediaan      Saat  mengunjungi  Pelabuhan   Pelabuhan Tenau  Kupang  dapat
            pemukiman, dan makanan.” Ibaratnya     Tenau Kupang, Komisi V melihat   segera mengimplementasikan UU No
            NTT itu orang miskin menanggung   bahwa tingkat pemanfaatan (utility)   17 tahun 2008 tentang Pelayaran.
            orang susah” cetusnya.          dari  pelabuhan  Tenau  Kupang
               Meyinggung infrastruktur, Wagub   masih  sangat  rendah.  Hal  ini  Masalah Air di Kupang
            Eston, mengatakan   NTT memiliki   terlihat  dari  aktifitas  kepelabuhan      Sementara  itu  saat  melakukan
            struktur tanah yang mudah bergeser   di Tenau Kupang, sangat sepi. Kalau     kunjungan  ke  PDAM  Kupang,
            terkena  gempa  mengingat  NTT   pelabuhan-pelabuhan lain kegiatan   Komisi V mendapatkan penjelasan
            berada di daerah patahan. Sehingga   hilir mudik kapal menonjol namun di   langsung    dari  Bupati  Kupang
            untuk  perawatan  infrastukrtur   Pelabuhan Tenau Kupang hal itu tidak   Ayub Titu Eki yang mengusulkan
            tersebut butuh dana yang besar.    terlihat. Untuk itu Komisi V berharap   perlunya  dibangunnya  jalan  poros
                                            agar infrastruktur Pelabuhan Tenau   tengah yang diharapkan akan dapat
            Pulau Tidak Bernama             Kupang  ini  dapat  dimanfaatkan   membuka akses jalan 6  kecamatan
               Masalah lain yang juga disoroti   secara optimal untuk meningkatkan   di Kabupaten Kupang yang selama
            Komisi V adalah banyaknya pulau di     ekonomi  warga.           ini masih terisolir. Akses ke daerah
            NTT yang belum mempunyai nama.      Sementara itu Ketua Komisi V   tersebut selama ini , lanjut Bupati
            Untuk itu anggota Komisi V Djoko   Ahmad Muqoam pada pertemuan   Kupang hanya bisa ditempuh melalui
            Suwindi meminta agar Pemerintah   dengan  Administratur  Pelabuhan   kendaraan roda dua.
            NTT segera memberi nama
            bagi pulau-pulau yang sampai
            saat ini belum diberi nama
            tersebut.
               Menjawab  pertanyaan
            Komisi  V  DPR,  Wakil
            Gubernur NTT mengatakan
            bahwa  konsep pembangunan
            NTT  berdasarkan  rencana
            Pe m b a n g u n a n   J a n g k a
            Menengah Kabupaten/Kota
            yang  disinkronkan  dengan
            rencana  pembangunan
            nasional. Dijelaskan bahwa
            di  jalur  utara  NTT  sudah
            ada kawasan potensial sebagai
            daerah pengembangan.
               Menyinggung  tentang
            banyaknya pulau-pulau yang
            belum  mempunyai  nama
            dijelaskan bahwa  pemerintah
                                      TIM KUNKER KOMISI V DPR RI DALAM PENINJAUAN LANGSUNG MENEMUKAN MESIN PENYULINGAN
            daerah sudah  berusaha untuk   AIR LAUT YANG TIDAK TERTANGANI DENGAN NILAI MILIARAN RUPIAH TERBENGKALAI  (15/07)/
            memberikan  nama-nama  SURATNO/PARLE
            pulau-pulau  yang    belum
            mempunyai  nama.  Wagub
            memberi contoh  Pulau Tikus, Pulau   Tenau Kupang mengatakan  bahwa        Akses jalan di jalur pantai utara
            Kera dll. Namun diakui bahwa belum   Tata Kepelabuhanan Nasional  saat   sangat  sulit  untuk  dikembangkan
            semua pulau diberi nama.        ini masih kurang terbangun dengan   mengingat  jalur  tersebut  harus
               S e c a r a   k o n s e p   r e n c a n a   baik. Otonomi tidak dilaksanakan   melewati kurang lebih 100 jembatan
            pembangunan  terpadu  sudah     secara effektif.                 besar dan kecil sehingga yang pasti akan
            disiapkan pemerintah daerah akan      Hal  itu  terlihat  dari  kurang   membutuhkan dukungan anggaran
            tetapi banyak infrastuktur yang belum   lebih  4000  pelabuhan  yang  ada   yang sangat besar. Jalur pantai utara
            tersedia..                      saat ini  kurang tertangani  secara   lebih  cocok  untuk  dikembangkan
               M a s a l a h   p e m b i a y a a n   effektif. Komisi V, lanjut Muqoam   sebagai daerah pengembangan jalur
            pembangunan infrasturktur di daerah   sangat mendorong  agar pelaksanaan   laut.
            adalah banyakya jalan propinsi yang   kegiatan kepelabuhanan ini  dapat      Selain masalah akses jalan yang
            masuk menjadi jalan nasional. Selain   mendorong  pelaksanaan  fungsi   sangat bermasalah, Bupati Kupang
            itu  juga  tumbuhnya  kebutuhan   pemerintahan dan bisnis. Dia juga   Ayub Titu Eki  juga mengemukakan

            70      PARLEMENTARIA TH. XL NO. 73
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77