Page 94 - MAJALAH 73
P. 94
LIPUTAN KHUSUS
Andreas Pareira :
Kegagalan ini adalah Resiko
Berpolitik foto: suwarni/parle
perubahan, masyarakat
e n a n g g a p i juga masih
kegagalannya dalam
d a l a m
mencalonkan diri
Mpada Pemilu 2009,
Anggota Komisi I DPR Periode 2004-
2009 Andreas Pareira menganggap hal
tersebut merupakan resiko berpolitik, proses
resiko dari sitem pemilihan yang belajar. Karenanya, dalam
terbuka, sistem proporsional terbuka. menentukan pilihan pun sangat Perbaiki
Dia menyayangkan banyaknya variatif, bahkan pilihan itu diputuskan UU Politik
perubahan-perubahan yang membuat masyarakat tanpa ada satu dasar
Terkait dengan sistem pemilu,
sistem pemilu menjadi tidak konsisten pegangan yang kuat
Andreas mengatakan perlu perbaikan
yang sangat merugikan peserta calon Dia menyayangkan sikap
terhadap paket UU Politik, yakni UU
legislagi. masyarakat yang memakai prinsip
Partai Politik, UU Pemilu Legislatif,
“Itu adalah pilihan rakyat. Tapi pragmatis dalam membuat keputusan.
UU Pemilu Presiden dan Wakil
saya pribadi menyayangkan adanya Hanya karena hal-hal yang bersifat
Presiden dan UU MPR, DPR, DPD,
perubahan-perubahan yang terjadi materi dengan jumlah sedikit, tapi hal
dan DPRD.
ditengah jalan. Misalnya ketika itu bisa merubah keputusan mereka,
Untuk itu ia berpendapat, Pemilu
Mahkamah Konstitusi (MK) atau hanya karena popularitas, seperti
akan datang harus merubah UU Pemilu
memutuskan penggunaan suara kaum selebritis dapat mempengaruhi
dan UU pelaksana Pemilu. “Perlu
terbanyak. Hal ini diputuskan ditengah pilihan-pilihan tadi. Boleh dikatakan
ketegasan dan sikap konsisten terhadap
jalan, ketika sedang berproses,” tidak ada hubungan siqnifikan antara
sistem yang kita gunakan,” katanya.
tukasnya yang berprestasi di parlemen dengan
Andreas berharap anggota terpilih
Dengan keputusan itu lanjutnya, tingkat keterpilihan.
periode 2009-2014 akan menjadi lebih
akan mempengaruhi cara dan strategi Andreas lebih setuju jika partai yang
baik. “Dengan kritik dan masukan dari
berkampanye. Kelemahan sistem menentukan nomor urut, sehingga
masyarakat, saya yakin akan lebih baik,”
yang sekarang juga menyebabkan orang akan memilih partai. Dia yakin
katanya
ketidakpastian, KPU sendiri belum bagi partai yang ingin maju dan
Politisi yang duduk di Komisi
menetapkan caleg terpilih. berkembang, akan menetapkan caleg
I ini belum mempunyai rencana
Namun Politisi dari F-PDIP yang benar-benar kualified.
pasti mencalonkan diri kembali untuk 5
ini menghimbau semua pihak dapat Menurutnya, Pemilu 2009 bisa
tahun mendatang. Ia sangat menyadari
menerima dengan lapang dada, dikatakan sebagai penyelenggaraan
untuk pencalonan memerlukan
karena proses berdemokrasi di Pemilu terburuk. “Kalau sistemnya
persiapan yang matang dalam segala
Indonesia memang masih belajar buruk, pelaksaannya buruk, prosesnya
hal.
menuju demokrasi mapan. juga tidak bagus bagaimana kita bisa
“Modal sosial, modal ekonomi
Menanggapi banyaknya keraguan mengharapkan output yang baik,”
dan kapabilitas individu, gabungan tiga
berbagai pihak terkait anggota terpilih ujarnya
modal inilah yang akan mendukung
2009, Ia mengakui bahwa anggota Dia berpendapat, Sistem Pemilu
seseorang dapat mencalonkan diri
terpilih adalah pilihan rakyat. “Tapi 2009 harus diubah, karena terlalu
menjadi anggota dewan,” katanya.
apakah pilihan tersebut sudah tepat, itu banyak varian-variannya. Dalam
(sw,tt)
hal yang beda,” katanya. kenyataan sekarang, tiap Pemilu ganti
Menurutnya bukan hanya para sistem, dan kita tidak pernah melihat
caleg yang belajar terhadap perubahan- kekurangan dan kelebihan sistem itu.
92 PARLEMENTARIA TH. XL NO. 73

