Page 90 - MAJALAH 73
P. 90
LIPUTAN KHUSUS
Pencalonan Yuddy ini dengan Pemilihan Presiden. menempatkan calon tersebut pada
sebuah gagasan bagaimana partai Golkar Ke empat catur sukses ini setiap catur urutan nomor satu atau dua.
ke depan. mampu bangkit kembali sukses ada implementasi programnya. Ke depan, kita mengharapkan pada
seperti partai Golkar sebelumnya. Program-program tersebutlah yang sistem distrik, oleh karena itu siapapun
Namun semua itu tergantung dari hasil merupakan kebijakan-kebijakan partai yang akan menjadi anggota DPR nanti
Munas nanti, apakah dia terpilih atau Golkar terukur untuk bisa mencapai partai harus melakukan sebuah proses
tidak. target-target, sehingga di tahun 2014 rekrutmen dan seleksi yang mampu
Yuddy menegaskan, pencalonannya nanti partai Golkar akan kembali menghasilkan calon anggota DPR yang
sebagai Ketua Umum Partai Golkar menjadi partai pemenang pemilu, partai dekat dan mengakar dengan rakyat.
hendaknya jangan dilihat dia sebagai yang kader-kadernya diberbagai macam Jika diberlakukan sistem distrik,
seorang Yuddy Chrisnandi, tapi ini daerah menjadi walikota, bupati atau calon tidak terlalu banyak, hanya
merupakan representasi dari sebuah gubernur. sejumlah orang yang akan dipilih di
ide, semangat dan idealisme kolektif Yuddy melihat, secara mayoritas, daerah tersebut. Jadi setiap partai paling
teman-teman yang bergabung dan kader partai golkar yang solid secara banyak hanya menempatkan orang
mendorongnya menjadi Ketua Umum organisasi mencerminkan kombinasi sesuai dengan perolehan sebelumnya.
Partai Golkar. generasi baru dan generasi lama. Dan Misalnya, partai Golkar di DKI
“Jadi ini bukan maunya saya sendiri, yang lebih menonjol di tingkat pusat dapatnya 2 kursi, , cukup dua orang
tapi melaksanakan amanah untuk dimana generasi baru mencapai 70 saja yang dicalonkan yang paling kuat,
mengejawantahkan idealisme dari persen dan generasi senior 30 persen, di tidak perlu sampai 12 kursi. Tentunya,
teman-teman yang menginginkan daerah tingkat I, 60 persen generasi baru ini menjadi tantangan bagi partai
kembalinya partai Golkar sebagai dan 40 persen generasi senior, di daerah untuk menghasilkan kader-kader yang
partai yang memiliki harkat, martabat, tingkat II berimbang, generasi senior 50 memang berkualitas dan mengakar.
kehormatan dan jati diri sebagai partai persen dan generasi baru 50 persen. Untuk itu Yuddy berharap ada
perjuangan,” katanya. Yang terpenting, bagaimana tiga hal yang perlu menjadi perhatian
Golkar didirikan oleh para pejuang menyatukan semua elemen di partai anggota DPR terpilih. Pertama,
sebagai partai perjuangan. Sebagai partai Golkar sehingga bersinergi dan akan menyadari bahwa anggota DPR itu
perjuangan, orang yang bergabung membawa pada sukses legislatif dengan wakil rakyat bukan wakil partai, bukan
didalamnya harus mau berkorban, sistem dan metode yang mendekatkan wakil pemerintah, sehingga lakukanlah
mau bersama-sama berkarya dan si calon pada rakyat. yang terbaik apa yang diinginkan
membangun sesuatu. Dalam menentukan anggota DPR dan dicita-citakan oleh rakyat. Jadilah
Oleh karenanya, sebagai partai nanti harus betul-betul tidak pernah sejatinya pembela rakyat, jadilah
perjuangan basis ideologinya adalah tercela, berprestasi, dedikasi, loyalitas, patriot dan pahlawan yang membela
Pancasila, dan itulah akar historis partai berkemampuan, dan juga harus kepentingan rakyat.
Golkar, doktrinnya karya kekaryaan. mengakar yang dibuktikan dengan Ke dua, jaga diri, jaga integritas,
Dalam arti, setiap orang dituntut untuk dukungan dari akar rumput melalui jangan tergoda oleh hal-hal yang sifatnya
memberikan sesuatu yang terbaik bagi representasi organisasi kepartaian. materi apalagi sampai terjerumus pada
lingkungannya, bagi organisasi, dan bagi Dengan demikian akan tindak pidana korupsi. Menjadi anggota
partainya. memudahkan masuk dalam Pemilu DPR itu semua serba ada, semua
Doktrin karya kekaryaan itu Presiden, dimana nantinya kita akan fasilitas ada, gaji lebih dari cukup,
melihat orang karena prestasinya, menyiapkan Presiden dari Partai Golkar tinggal bagaimana sekarang gaji yang
kemampuannya, integritasnya, jati jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan diterima dari rakyat itu diabdikan bagi
dirinya, dan loyalitasnya, bukan Pilpresnya. kepentingan rakyat. Jadi jaga diri baik-
semata-mata melihat orang dari sisi Mengomentari banyaknya anggota baik jangan mudah tergoda.
materialisme. Sementara landasannya potensial yang tidak terpilih lagi, Yang ke tiga, jangan berhenti belajar,
adalah kesetiakawanan sosial, menurut Yuddy, sebetulnya rakyat tidak pelajari seluruh regulasi yang ada di
kegotongroyongan. “Semangat inilah bisa disalahkan sepenuhnya, ini juga DPR, semua keputusan-keputusan
yang ingin kami kembalikan apabila kesalahan partai didalam melakukan DPR, pelajari bagaimana mengawasi
saya memimpin partai Golkar, karena rekrutmen politik lalu menyusun daftar pemerintah, bagaimana mengawasi
itu ruhnya,” tuturnya. calon menempatkannya pada nomor buget dan bagaimana proses legislasi,
Untuk mencapai itu, ada program urut dan penempatan pada masing- lalu bersuaralah. (tt, sw)
sukses Golongan Karya yang disebut masing daerah.
dengan Catur Sukses Golongan Karya. Kalau partai juga turut bertanggung
Pertama adalah sukses konsolidasi, jawab bahwa orang-orang potensial di
ke dua sukses Pilkada, ke tiga sukses partai itu diproyeksikan untuk terpilih,
Legislatif dan ke empat sukses dia bisa terpilih, tapi tentunya dengan
88 PARLEMENTARIA TH. XL NO. 73

