Page 92 - MAJALAH 73
P. 92
LIPUTAN KHUSUS
bagaimana mempersiapkan lima mewakili dari berbagai konstituen di Komisi V harus membangun
tahun ke depan supaya bisa lebih baik. yang ikut dalam pertemuan laporan kelompok strategis dengan YLKI dan
Menurutnya, ada beberapa agenda pertanggungjawaban publik. lain-lain.
politik didaerahnya dan dia ingin Menurut Anas, anggota DPR itu Kepada anggota DPR baru Anas
menunggu hasil survey yang baru generalis tidak spesifik teknis yang berharap, sekarang ini situasinya
nanti, dan sekaligus mempersiapkan memahami tugas-tugas yang ada di sudah semakin terbuka, karena
diri supaya lebih matang agar ke komisi. Oleh karena itu, menurutnya itu pemahaman masing-masing
depan bisa lebih baik. DPR ke depan harus mau belajar anggota dewan ke depan perlu
Anas menambahkan, dalam sisa keras, selain perlu ada supporting ditingkatkan terhadap substansi
waktu yang hanya tinggal beberapa system dalam arti staf ahli perlu masalah yang spesifik terkait dengan
minggu saja, yang terpenting diperkuat, staf ahli yang kuat akan bidang tugasnya masing-masing.
sekarang ini berkonsentrasi memberi spirit dan support kepada Dalam arti, anggota-anggota DPR
menuntaskan tugas-tugas dewan dewan untuk bisa mempertajam itu lebih maksimal untuk memahami
dengan baik. Selain itu, dia juga setiap masalah, setiap agenda yang bidang tugasnya di tingkat komisinya
perlu mempertanggungjawabkan akan disampaikan kepada mitra. masing-masing.
tugas-tugasnya kepada rakyat dengan Karena, kalau anggota DPR tidak “Saya yakin ke depan ini akan
tuntas. kuat, tidak mempunyai data yang banyak peluang untuk mendorong
Oleh karena itu, dia menggelar cukup dan asal bunyi, tentunya tidak agar anggota DPR lebih baik dan
laporan pertanggungjawaban begitu dihitung oleh eksekutif sebagai saya optimis dengan anggota DPR
publik kepada konstituen, yang bagian dari mitra kerja. Ke depan, baru yang mau bekerja keras, agar
diumumkan di media cetak dan DPR juga harus membangun mitra muncul anggota DPR yang produktif
melalui undangan yang dihadiri strategis dengan kelompok-kelompok dan anggota DPR yang akan disegani
oleh lebih dari 1.000 rakyat yang lain. Dalam arti kalau misalnya oleh mitranya,” kata Anas. (tt,sw)
Andi Yuliani Paris:
Perlu Perbaikan Undang-Undang Pemilu foto: eka hindra/parle
erkait banyaknya kepentingan penyelidikan harus harus diperbaiki,
persoalan dalam segera diberhentikan sementara, seperti Undang-
proses pemilu 2009, untuk menghindari kemungkinan u n d a n g
termasuk kegagalan- menghilangkan barang bukti., Pemilu tidak
Tkegagalan beberapa tidak hanya berbentuk uang. Tapi m e n g a t u r
tokoh yang berpotensi, Anggota implikasinya ketika menerima sanksi untuk
DPR dari Fraksi PAN Andi Yuliani uang bisa merubah C1,” tegasnya
Paris berpendapat perlu dilakukan “Sanksi tegas juga diberikan
perbaikan terhadap UU No 22 kepada masyarakat atau siapapun
tahun 2007 tentang Penyelenggara yang menerima uang. “Karena kalau
Pemilu. hanya mengatur si pemberi uang
Ia mencontohkan, diberikan saja, masyarakat bisa mengatakan
sanksi yang tegas kepada tidak menerima uang,” katanya.
penyelenggara pemilu, yang Politisi PAN ini menegaskan,
diduga menerima suap, dan untuk Undang-undang adalah hal-hal
kepentingan penyelidikan yang yang normatif dan baik. Namun
bersangkutan harus diberhentikan ketika ada deviasi bukan Undang-
sementara. undang yang salah, tapi ada sesuatu
“ P o k o k n y a s i a p a p u n yang memang harus diperbaiki.
yang masih menjabat sebagai “Secara normatif sudah bagus
penyelenggara pemilu, demi tapi mungkin memang ada yang
90 PARLEMENTARIA TH. XL NO. 73

