Page 96 - MAJALAH 73
P. 96

PERNIK



            budaya yang dilaksanakan secara rutin      Cerita-cerita di wayang mengandung   dari para tokoh-tokoh masyarakat yang
            dan berkesinambungan, yang diharapkan   nilai kreatifitas, proses spiritual dan nilai   memang memiliki peran serta besar di
            dapat menginternalisasikan nilai-nilai lokal   moral lainnya yang membawa nilai   lingkungannya. Setjen bersama dengan
            yang bermanfaat bagi permbangunan   kebajikan bagi masyarakat. Wayang   pemerintah menghadirkan tokoh-tokoh
            bangsa,”kata Sekjen DPR.        bukan hanya seni pertunjukan semata   pelopor pada berbagai bidang kehidupan
               Menurut Sekjen, pemilihan wayang   tetapi juga tidak terpisahkan dari ekspresi   untuk hadir di sidang paripurna saat
            sebagai bentuk budaya yang dipertunjukan   budaya di Indonesia yang tidak hanya   pidato kenegaraan Presiden RI. “Kita
            di gedung parlemen adalah karena wayang   dapat ditemukan di Pulau Jawa, tetapi juga   menyebutnya teladan atau penduduk
            merupakan ekspresi budaya yang autentik   Bali, Kalimantan, Sulawesi dan Lombok.   teladan, mereka merupakan contoh  karena
            bagi bangsa Indonesia. Setiap pertunjukan   “Wayang sebagai budaya mempengaruhi   tingginya integritas, pekerja keras, perilaku
            wayang dalam penyelenggaraannya   sendi kehidupan masyarakat indonesia   baik, dan pelopor yang harus dicontoh oleh
            melibatkan banyak pihak sebagai kesatuan   dalam kesehariannya, termasuk adat   masyarakat lainnya dan diharapkan dapat
            yang ada. Mereka itu adalah dalang   istiadat, etika, dan pelajaran moral,”tutur   memiliki dampak bagi anggota komunitas
            sebagai orang yang memainkan dan   Sekjen.                       lainnya,”kata Sekjen
            menggerakkan wayang sesuai dengan tema      Menurut Sekjen, salah satu alasan      Setiap acara paripurna kenegaraan,
            dan alur cerita yang ditentukan.  menyelenggarakan pertunjukan wayang   Setjen DPR RI menghadirkan sekitar 1.740
               Selain itu, adanya waranggana yaitu   di DPR RI dengan didukung Setjen DPR   orang yang terdiri dari berbagai macam
            sekelompok orang yang memainkan   merupakan salah satu cara mendekatkan   profesi seperti guru, pelajar, tenaga medis,
            alat musik yang disebut gamelan dan   diri para wakil rakyat dengan komunitas   transmigran dan sebagainya. Penyeleksian
            ketiga adalah pesinden yaitu                                             para tokoh pelopor tersebut
            perempuan yang melantunkan                                               bertujuan  mempercepat
            nyanyian yang berasal dari                                               proses  pembaharu  yang
            naskah-naskah jawa kuno.                                                 secara  alamiah  berjalan
               Berdasarkan sejarahnya                                                lambat. “upaya mendorong
            Wayang telah dikenal sejak                                               terbentuknya  anggota
            zaman prasejarah yaitu sekitar                                           masyarakat berprestasi dari
            1500 tahun sebelum Masehi.                                               semua segmen sosial penting
            Masyarakat  Indonesia                                                    dilakukan,”katanya.
            memeluk  kepercayaan                                                           Dia menambahkan,
            (animisme) berupa pemujaan                                               kelompok pembaharu meliputi
            roh  nenek  moyang  yang                                                 kaum pengusaha, intelektual,
            disebut hyang atau dahyang,                                              proefsional, birokrat, pemuda,
            yang  diwujudkan  dalam                                                  aktivis LSM, dan lain-lain.
            bentuk arca atau gambar.                                                 Mereka semua diikat oleh
               Wayang merupakan seni                                                 kesamaan platform yaitu
            tradisional Indonesia yang                                               memperjuangkan nilai-nilai
            berkembang di Pulau Jawa dan Bali.   masyarakat yang ada. “Pertunjukan   independensi, pengabdian, kepeloporan
            Pertunjukan  wayang  telah  diakui   wayang membawa dampak besar dalam   dan kerja keras.
            oleh UNESCO pada tanggal 7 November   penyampaian nilai-nilai internalisasi      Kegiatan wayang dan kehadiran para
            2003, sebagai karya kebudayaan yang   kepada masyarakat,”katanya.   teladan di DPR dapat dijadikan modal
            mengagumkan dalam bidang cerita      Pada tingkatan sosial, terang Nining,   politik sebagai sebuah kesadaran berbangsa
            narasi dan warisan yang indah dan sangat   wayang memiliki posisi yang khusus karena   melalui implementasi nilai-nilai warisan
            berharga (Masterpiece of Oral and   wayang merupakan salah satu bentuk seni   budaya demi terbentuknya generasi
            Intangible Heritage of Humanity).  yang dapat menjembatani berbagai status   yang berkualitas dan bermartabat, “Hal
               Terdapat versi wayang yang dimainkan   sosial di masyarakat dan dapat membangun   ini merupakan upaya DPR RI dalam
            oleh orang dengan memakai kostum, yang   nilai-nilai emosional dan intelektual.   membangun karakter bangsa, suatu
            dikenal sebagai wayang orang, dan ada pula   Artinya dengan kata lain wayang, memiliki   kesadaran kebangsaan yang memaknai
            wayang yang berupa sekumpulan boneka   nilai tambah didalam berbagai aspek dasar   bahwa ikatan sosial, kerja keras dan
            yang dimainkan oleh dalang. Wayang   di sendi kehidupan masyarakat. “Nilai-  semangat  kepeloporan  merupakan
            yang dimainkan dalang ini diantaranya   nilai tersebut dapat di temukan didalam   seperangkat nilai yang harus disosialisasikan
            berupa wayang kulit atau wayang golek.   pertunjukan wayang seperti character dan   kepada seluruh masyarakat Indonesia,”
            Bahkan sekarang berkembang proses   alur cerita wayang,”papar Nining.  ujarnya.
            pembuatan  dan  pagelaran  wayang
            menggunakan media digital disebut dengan   Internalisasi lewat pendidikan
            istilah e-wayang. Cerita yang dikisahkan      Selain melalui kebudayaan, Sekretariat
            dalam pagelaran wayang biasanya berasal   Jenderal juga berusaha menginternalisasikan
            dari Mahabharata dan Ramayana.  nilai-nilai demokratisasi melalui pendidikan

            94      PARLEMENTARIA TH. XL NO. 73
   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101