Page 93 - MAJALAH 73
P. 93

LIPUTAN KHUSUS





              penyelenggara  yang  menerima   sangat menyayangkan hal ini terjadi,   tapi  berada  di  komisipun  tetap
              uang, yang terbukti tidak netral,”   padahal  seharusnya  masyarakat   punya  tugas  dan  kedudukan
              tegasnya                        memilih yang terbaik.          sama, sehingga tentu memerlukan
                 Lebih lanjut ia mengatakan,      “Ketika ukuran mereka adalah   ketekunan, kesabaran serta masuk
              semua  pihak  tentu  berharap   pragmatisme,  biasanya  caleg-  ke hal-hal yang detail dan harus
              KPU  benar-benar  mandiri,  tapi   caleg  yang  tidak  punya  selling   mau belajar.
              fakta dilapangan, jika dilakukan   point  menggunakan  cara-      Ia  mengakui,  setiap  anggota
              sampling dari semua caleg, ternyata   cara money politic agar dirinya bisa   DPR  punya  staf  ahli,  namun
              mayoritas  menyatakan  memang   di beli.  Akhirnya menghasilkan   sebagai  wakil  rakyat  katanya
              kemandirian dari penyelenggara   anggota DPR ataupun DPRD yang   tidak  boleh  hanya  tergantung
              pemilu ini masih jauh dari yang   tidak dapat memenuhi tuntutan   kepada  staf  ahli,  anggota  DPR
              diharapkan  UU  No  22  tahun   multi fungsi DPR yang diamatkan   harus punya      knowlegde yang
              2007                            UUD,” tukas Andi               cukup, juga harus tahu bagaimana
                 Menurut  Andi,  orang  yang      Saat  dimintai  komentarnya   menyerap aspirasi masyarakat.
              mempunyai latar belakang partai   terhadap  anggota  terpilih  hasil      Kelemahan  Anggota  DPR
              pasti  sudah  dikaderisasi  oleh   pemilu 2009, ia mengatakan bukan   lanjutnya,  tidak  semua  anggota
              partainya sehingga tentu dia akan   kapasitas dirinya untuk menilai,   DPR  membaca  laporan  BPK,
              menjaga  kepentingan  partainya,   tapi  kata  dia,  mayoritas  mereka   padahal laporan itu sebagai dasar
              tidak ada kepentingan lain yang   bukan  berasal  dari  kader  partai   untuk menyetujui anggaran periode
              terkait dengan uang.            yang sesungguhnya, banyak yang   mendatang.
                 Ia mengatakan bukan berarti   instant.                         “Harus bacalah, duduk. Fungsi
              masing-masing partai harus punya      “Partai  itukan  tugasnya   legislasi itukan harus banyak duduk,
              keterwakilan,  namun  sebaiknya   memberikan pendidikan politik,   membaca Undang-Undang sebab
              jangan  sampai  Undang-undang   pendidikan politik itu tidak hanya   jika kita duduk, kita bisa tenang
              melarang mereka masuk menjadi   ketika dia menjadi caleg, tapi sudah   berpikir  visioner,  terus  berpikir
              penyelenggara pemilu.           di tempa lama. Saya sebagai orang   bahwa  setiap  pasal  itu  punya
                 “Hal-hal  seperti  inilah  yang   PAN akan punya ideologi berbeda   dampak  bagi  rakyat  Indonesia,”
              perlu kita ubah dalam Undang-   dengan  partai  lainnya.  Nah  itu   pesan Andi
              undang  pemilu.  Tidak  harus   nilai-nilai  yang  dibentuk  oleh       Terkait  rencana  pribadinya
              dibatasi non partai untuk menjadi   pelatihan,  visi-misi  dari  partai,”   setelah  tidak  lagi  menjadi
              penyelenggara pemilu. Sekarangkan   terang Andi                Anggota DPR, ia mengaku ada
              dibatasi, tidak boleh dari partai,”      “Idiologi ini harus tercermin   banyak hal yang akan dikerjakan,
              terangnya                       ketika kita menjadi anggota DPR,”   terutama dalam koridor mengasah
                                              tambahnya.                     kemampuan  intelektual,  demi
              Penuh kecurangan                   Ia mencontohkan, Amin Rais   menjaga idealismenya.
                 Pemilu  2009  sangat  banyak   sangat  selektif  terhadap  hutang      Sedangkan  untuk  rencana
              kecurangan.  Andi  mengisahkan   luar  negeri,  ini  sudah  menjadi   Pemilu 2014, jika sistemnya tidak
              pada pemilu 2004,  seusai pemilihan   ideologinya sebagai anggota DPR   diubah,  dimana  potensi  saling
              dirinya bisa langsung duduk manis   yang mewakili Fraksi PAN, untuk   mencurangi  sesama  caleg  tidak
              di rumah menunggu hasil. Tapi   melakukan seleksi ketat terhadap   bisa diredam, dirinya tidak terlalu
              pada  Pemilu  2009  kalau  tidak   pinjaman  luar  negeri  untuk   optimis  untuk  mencalonkan.
              di jaga, suara bisa hilang. “Kalau   program-program pembangunan   “Tapi jika sistemnya bisa diubah,
              sekarang tidak bisa setenang itu,   di Indonesia               dimana tidak ada lagi ruang untuk
              kita  harus  mengecek  suara  dari                             melakukan  money  politic,  itu
              kabupaten ini – itu, karena memang   Kembali ke UUD 1945       saya masih mikir-mikir,” ujarnya.
              penyelenggaranya  ada  indikasi      Ketika  ditanya  harapannya   (sw,tt)
              tidak netral,” katanya          kepada  anggota  DPR  terpilih,
                 Ia  menyadari  dengan  sistem   dirinya menjawab harus kembali ke
              suara terbanyak, masyarakat tidak   UUD 1945 bahwa fungsi anggota
              tahu  persis  caleg  yang  dipilih.   adalah legislagi, pengawasan dan
              Masyarakat  masuk  ke  dalam    anggaran. “Tidak cukup banyak
              pramagtisme, banyak yang tidak   anggota  DPR  yang  menggeluti
              tahu potensi caleg yang akan dipilih,   legislasi,” katanya
              mereka juga banyak yang tidak tahu      Menurutnya,  fungsi  legislasi
              fungsi DPR dan DPRD.  Andi      ini tidak harus duduk di legislasi,


                                                                               PARLEMENTARIA TH. XL NO. 73  91
   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98