Page 88 - MAJALAH 73
P. 88
LIPUTAN KHUSUS
Sayonara DPR . . . September 2009.
Anggota dari Fraksi Partai Golkar
Vokalis DPR Yang Lengser Ferry Mursyidan Baldan, salah satu
anggota dewan yang menjadi langganan
media massa untuk dijadikan nara sumber.
Media massa mencatat, telah banyak
Dari Senayan prestasi yang telah dihasilkan anggota dari
daerah pemilihan Jabar ini.
Ferry pernah menjadi Ketua Komisi II
DPR, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR
RI, Ketua Pansus RUU Pemerintahan
Pemilu Legislatif yang dilaksanakan 9 April 2009 telah berlalu, Aceh, Ketua Pansus RUU Pemilu, Ketua
hasil perolehan suara mencatat tiga partai besar menduduki Pansus RUU Pilpres dan masih banyak
urutan teratas yaitu Partai Demokrat menduduki urutan jabatan yang pernah diembannya.
pertama, Partai Golongan Karya urutan ke dua dan Partai Dari sederet nama anggota dewan,
Demokrasi Indonesia Perjuangan menduduki urutan ke tiga. Ferry termasuk anggota yang vokal,
berprestasi, dan disiplin.
Banyak kalangan menyayangkan
anyak tokoh di Dewan Selain anggota yang mencalonkan pada Pemilu Legislatif lalu, Ferry tidak
Perwakilan Rakyat periode lagi tetapi tidak terpilih, ada beberapa terpilih lagi menjadi anggota dewan
2004-2009 yang tergusur anggota DPR potensial lainnya yang periode 2009-2014.
dalam pemilu legislatif memang tidak mencalonkan lagi. Seperti, Menanggapi tidak terpilihnya dalam
B kali ini. Padahal, anggota- Drajad Wibowo (F-PAN), Yuddy Pemilu Legislatif lalu, dengan bijak dia
anggota yang tidak terpilih itu banyak Chrisnandi (F-PG), Bomer Pasaribu menjawab semua itu harus dapat diterima
kalangan yang menilai adalah anggota- (F-PG), Chozin Chumaidy (F-PPP) dan dengan “legowo”. Kalau saya tidak terpilih,
anggota yang potensial dan memiliki masih banyak sederet nama lainnya yang berarti rakyat yang memilih saya hanya
kemampuan mumpuni, selalu kritis dalam partainya tidak memenuhi Parliamentary sedikit. Dan semua harus menghargai
rapat-rapat. Threshold (PT) sebesar 2,5% bagi partai- pilihan rakyat,” kata Ferry bijak.
Tokoh DPR dari Partai Amanat partai politik peserta Pemilu 2009. Dalam proses berdemokrasi, kita
Nasional yang tidak terpilih lagi antara Banyak kalangan menyayangkan harus siap untuk kalah dan menang,
lain, Abdillah Toha (Ketua Badan Kerja anggota-anggota DPR yang masih karena menurutnya itu adalah bagian dari
Sama Antar Parlemen), Sayuti Asyathri muda dan potensial ini tidak terpilih pada hiruk pikuknya perpolitikan.
(Wakil Ketua Komisi II), Andi Yuliani periode mendatang. Padahal mereka-
Paris (mantan Wakil Ketua Pansus RUU mereka ini dianggap cerdas, matang
Pemilu), ekonom Didik J. Rachbini pengalaman berpolitiknya dan tidak
(Wakil Ketua Komisi X) dan Alvien Lie tercela.
(anggota Komisi VII). Namun kekalahan ini tentunya harus
Sementara tokoh dari Fraksi diterima dengan lapang hati dan jiwa
Kebangkitan Bangsa yang tidak terpilih besar, karena masih banyak kesempatan
lagi antara lain Abdullah Azwar Anas bagi mereka untuk terus berkarya
(anggota Komisi VIII), Saifullah dan menyumbangkan pemikiran-
Mashum (mantan Ketua Pansus pemikirannya bagi bangsa dan negara.
RUU Penyelenggaraan Pemilu dan Dari sekian banyak tokoh DPR,
anggota Komisi II), tokoh perempuan Parlementaria menampilkan beberapa foto: supardi/parle
Nursyahbani Katjasungkana (Komisi anggota yaitu Ferry Mursyidan Baldan,
III), Badriah Fayumi (Komisi VIII) Yuddy Chrisnandi, Abdullah Azwar
dan Masduki Baidlowi (Wakil Ketua Anas, Andi Yuliani Paris, dan Andreas
F-KB). Pareira, sebelum mereka
Adapun di Fraksi Partai Golkar, mengakhiri
anggota yang tidak terpilih diantaranya m a s a
adalah Happy Bone Zulkarnain (Komisi baktinya
I), Rustam Tamburaka (Komisi II). hingga
Sedangkan dari Fraksi Partai Keadilan akhir
Sejahtera antara lain Rama Pratama
(Komisi XI) dan dari Fraksi Partai
Persatuan Pembangunan diantaranya
Lena Maryana (anggota Komisi II).
86 PARLEMENTARIA TH. XL NO. 73

