Page 83 - MAJALAH 73
P. 83

KUNJUNGAN KERJA


            Komisi X DPR RI Kaget Atas


            Ketidakjelasan Anggaran Pendidikan






            Anggota Komisi X DPR Munawar Sholeh mengaku kaget                   Sementara  itu,  anggaran  untuk
            atas ketidakjelasan Pemprov Lampung terhadap anggaran            pendidikan tersebut yang dialokasikan
            20 persen untuk pendidikan, sebagaimana dilontarkan              dari APBD Lampung Rp312 miliar dari
            Sekretaris Bappeda Lampung, Edarwan.                             total Rp1,563 triliun atau mencapai 20,12
                                                                             persen.
                                                                              Banyak Perguruan Tinggi
                                                                              Tidak Mandiri

                                                                                Wakil  Ketua  Komisi  X  DPR
                                                                              Didik J Rachbini mengatakan banyak
                                                                              lulusan perguruan tinggi tidak mandiri,
                                                                              sehingga sebagian hanya sebagai pencari
                                                                              kerja dan meningkatkan persentase
                                                                              penggangguran.
                                                                                “Semakin tinggi pendidikan, semakin
                                                                              tinggi pula persentase pengangguran
                                                                              terhadap total angkatan kerja di level
                                                                              pendidikan tersebut,” kata Didiek  usai
                                                                              bertemu dengan unsur perguruan tinggi
                                                                              di Lampung, di Universitas Lampung
                                                                              (Unila), saat  kunjungan kerja   pada
                                                                              reses masa persidangan IV tahun sidang
                                                                              2008—2009, Bandarlampung, Selasa
                                                                              (13/7).
                                                                                Ia menjelaskan, kualitas mental dan
                     adahal Undang-undang yang   menanyakan kejelasan tentang persentase   kemandirian sebagian besar lulusan dari
                     kami buat tersebut sudah   anggaran pendidikan tersebut yang diambil   perguruan tinggi masih kurang, sehingga
                     sangat jelas. Kalau seperti ini   dari APBN atau APBD.  setelah lulus hanya menadahkan tangan
                     berarti sosialisasinya kurang      Ia meminta kejelasan apakah hanya   mencari kerja.
            Pmengena,” kata Munawar         pendidikan formal, namun pihaknya      “Para lulusan itu bukan membuat
            pada pertemuan Komisi X DPR dan   melihat pendidikan non-formal pun perlu   terobosan-terobosan untuk kemandiriannya,
            Pemprov Lampung, di Bandarlampung,     mendapatkan suntikan dana tersebut.  tetapi hanya menanti dapat pekerjaan,”
            Bandarlampung,  Senin (12/7).      “Kami  memandang  kegiatan    terang dia.
               Dai mengakui, persepsi antara Komisi   pendidikan non-formal yang juga untuk      Didiek yang hadir bersama sejumlah
            X DPR dengan pemerintah berbeda terkait   meningkatkan taraf ekonomi dan modal   anggota Komisi X lainnya, menjelaskan
            anggaran 20 persen dari APBN.   kerja dimasukkan dalam program tersebut,”   bangsa  ini  memiliki  kemampuan
               “Kami memandang anggaran untuk   kata dia.                    kewirausahaan yang tergolong rendah di
            pendidikan belum mencukupi 20%, karena      Edarwan memperinci, sebaran alokasi   dunia.
            itu harus di luar gaji guru dan kedinasan,”   dana pendidikan tahun 2009 yakni untuk      “Untuk mengatasi itu semua adalah
            kata dia dalam kunjungan kerja pada     belanja tidak langsung pendidikan 6,6   melalui pendidikan. Ini suatu tantangan bagi
            reses masa persidangan IV tahun sidang   persen, belanja langsung dinas pendidikan   para pendidik,” katanya. Sebab, lanjutnya,
            2008—2009 itu.                  51,9 persen, hibah pendidikan 5,4 persen,   dengan pendidikan dapat mengubah
               Namun, kata Munawar, Mahkamah   pos bantuan pendidikan 6,7 persen, dan   mental, karena itu perlunya kurikulum yang
            Konstitusi telah “menyelamatkan” wajah   belanja pendidikan pada SKPD diluar   mengajarkan ke arah perubahan tersebut.
            pemerintah dengan memasukkan gaji guru   dinas pendidikan atau sebaran  mencapai      “Ini menjadi tantangan bagi dosen dan
            dalam cakupan 20 persen tersebut.  29,4 persen.                  pengajar lainnya. Tidak hanya memberikan
               Sebelumnya,  Sekretaris  Badan      “Untuk  alokasi  APBD  sektor   pendidikan teknis,” kata dia.
            Perencanaan Pembangunan Daerah   pendidikan masyarakat tersebar ke 28      Didik juga menambahkan, dalam
            (Bappeda)  Lampung,  Edarwan,   SKPD,” katanya.                  pembahasan undang-undang kepemudaan


                                                                               PARLEMENTARIA TH. XL NO. 73  81
   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88