Page 31 - Stabilitas Edisi 195 Tahun 2023
P. 31

enaikan suku bunga bank    Gambar 1. Besaran Kenaikan The Fed Rate
                 sentral AS yang di luar    dan Level Suku Bunga The Fed Maret 2022- Maret 2023
                 prediksi dan rencana yang
          Kdigaungkannya, menimbulkan
          kekhawatiran serius di perekonomian
          global. Kekhawatiran itu sudah mulai
          menunjukkan wujudnya. Di antaranya
          volatilitas nilai tukar dollar AS terhadap
          mata uang negara lain, tumbangnya
          raksasa keuangan dunia, hingga wacana
          dedolarisasi yang dimotori oleh BRIC.
          Itu hanya sederet buntut baik langsung
          maupun tidak langsung dari kenaikan
          The Federal Reserve Rate dalam
          menyelamatkan ekonomi AS dari bayang­
          bayang inflasi.                   Sumber : The Fed
            Pada awal 2022,  bank sentral AS
          menyatakan tidak akan menaikkan suku   tersebut, The Fed sudah 9 kali menaikkan   membuat The Fed harus mengerek suku
          bunganya terlalu cepat. Hal ini terekam   suku bunga acuannya dengan besaran   bunganya pada Maret 2022. Pada bulan
          dari pernyataan  Gubernur The Federal   kenaikan tertinggi terjadi pada Juni, Juli,   yang sama, inflasi AS sudah mencapai 8,54
          Reserve Jerome Powell pada 22 Juni 2021   September dan November 2022 dengan   persen.
          silam. Dalam pernyataannya, Powell   besaran kenaikan masing­masing 0,75   Tingkat pengangguran yang menjadi
          mengungkapkan bahwa The Fed tidak   basis poin.                      salah satu pertimbangan otak atik The Fed
          akan menaikkan suku bunga secara     Kenaikan The Fed Rate yang di luar   Rate mengalami penurunan sepanjang
          pre-emptive karena ketakutan akan   prediksi, dipicu oleh besaran inflasi yang   2021 yang kemudian dilanjutkan dengan
          kemungkinan terjadinya inflasi.   menghantui Amerika Serikat pasca Covid­  kondisi yang melandai sepanjang 2022
            Pernyataan tersebut membuat pasar   19. Seperti diketahui, target inflasi di   hingga Maret 2023. Pada Januari 2021,
          yang sebelumnya bergejolak sepanjang   Amerika Serikat yang ditarget oleh Bank   level pengangguran di Amerika Serikat
          2022 menjadi sedikit tenang. Memang   Sentral sebesar 2 persen. Namun belum   mencapai 6,3 persen. Angkanya terus
          sebelumnya pada 2021, otoritas moneter   genap empat bulan waktu melangkah di   menurun hingga 3,6 persen di Maret 2022.
          AS memproyeksikan inflasi pada 2021   tahun 2021, angka inflasi sudah mencapai   Pasca Maret 2022, angka pengangguran
          hanya akan mencapai sebesar 3,4 persen.   2,62 persen tepatnya pada Maret 2021.   Amerika Serikat berada pada level 3,5­3,7
          Namun, prediksi tersebut meleset jauh.   Level inflasi terus meningkat hingga ke   persen.
          Angka riil inflasi 2021 yang dialami   level tertinggi pada Juni 2022 dengan   Melihat tren pengangguran yang
          perekonomian AS mencapai 4,7 persen.   level tertinggi pasca Covid­19 sebesar 9,06   terkendali, inflasi yang berada pada
          Kemudian pada 2022, angkanya naik   persen.  Angka inflasi yang terus meninggi   tren penurunan pasca mencapai angkat
          hampir dua kali lipat menjadi 8 persen.
          Angka inflasi di Negeri Paman Sam pada   Gambar 2. Inflasi Bulanan Amerika Serikat 2021-2023
          2021 dan 2022, terutama 2022, benar­
          benar di luar prediksi banyak orang.
          Melesetnya prediksi ini salah satunya
          disebabkan konflik Rusia­Ukraina yang
          dimulai Februari 2022 dan hingga saat
          ini belum kelihatan ujung penyelesaian
          konflik dua negara tersebut.
            Merespons inflasi yang sudah
          jauh dari target, mau tidak mau The
          Fed harus meningkatkan tingkat suku
          bunganya. Dalam waktu satu tahun,
          suku bunga The Fed naik 10 kali lipat
          dari 0,5 persen di Maret 2022 menjadi
          5 persen di Maret 2023. Pada periode   Sumber : rateinflation.com dan Bureau of Labor Statistics, US.


                                                                             www.stabilitas.id   Edisi 195 / 2023 / Th.XVIII  31
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36