Page 73 - Stabilitas Edisi 195 Tahun 2023
P. 73
esensial yaitu mampu mempenetrasi
rantai pasok nikel dari produk kelas II
nikel seperti ferronickel, hingga produk
hilir prekursor baterai berupa nikel sulfat
dan kobalt sulfat,” ujarnya.
Alif menuturkan produk nikel
sulfat ini tinggal beberapa langkah
lagi menjadi baterai kendaraan listrik,
dapat diolah lebih lanjut menjadi nickel
hydroxide yang merupakan katoda dalam pengOperasian dan
baterai tipe NiMH atau dapat diolah pengembangan
melalui proses purifikasi lanjutan untuk
kemudian memperoleh katoda untuk berbagai prOyeK
baterai NMC maupun NCA. “Oleh strategis tersebut
karena itu kami memandang potensi melibatKan berbagai
dari investasi proyek yang dilakukan
Harita Nickel sebagai menarik, meskipun grup bisnis yang
untuk cash in akan membutuhkan waktu merupaKan pemain
beberapa tahun,” katanya.
Dia juga melihat, absorpsi nikel glObal terdepan
Indonesia dalam jangka waktu dekat- dalam rantai nilai
menengah akan lebih ditujukan ke pasar
global. “Prospek emiten produsen nikel baterai Kendaraan Devin ridwan, Presiden Direktur
kelas II dan kelas I dapat ditinjau dari bermOtOr listriK, Merdeka Battery Minerals
laju pengembangan industri EV dari
konsumen-konsumen global, terutama seperti grup
China yang merupakan penggerak dan tsingshan, huayOu,
konsumen industri EV terbesar, dengan
laju konsumsi nikel dalam industri EV serta catl.
setidaknya sebesar 10,3 persen CAGR
hingga 2025,” ujar Alif.
Sebelum Merdeka Battery Minerals
dan Trimegah Bangun Persada, ada
PT Hillcon Tbk (HILL), perusahaan keuangan untuk mempersiapkan proses Adapun luas area konsesi mencapai
kontraktor tambang nikel, yang sudah pencatatan, yang diprediksi dapat terjadi 25.000 hektare (ha) untuk tambang
lebih dulu meramaikan bursa saham segera pada paruh pertama tahun ini. tembaga dan emas. Perusahaan tersebut
Tanah Air. Hillcon resmi melantai Jika terlaksana IPO ini akan memiliki total cadangan 17,54 juta pon
di Bursa Efek Indonesia Maret lalu. menjadi yang terbesar sejak terakhir tembaga per 2021 dan cadangan emas
Hillcon mengantongi dana segar sebesar direngkuh anak usaha BUMN Dayamitra 23,90 juta ons dari lokasi tambang Batu
Rp552,87 miliar dari IPO. Telekomunikasi/Mitratel (MTEL) di Hijau dan Proyek Elang.
Selain ketiga perusahaan tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir 2021 Emiten nikel dan smelter nikel yang
ada juga PT Amman Mineral yang sudah lalu. sudah listed di Bursa Efek Indonesia
pasang kuda-kuda melakukan IPO Medco Energi Internasional tercatat ada sembilan. Ini mencakup
pada tahun ini. Menurut kantor berita (MEDC) diketahui memiliki 23,13 persen PT PAM Mineral Tbk (NICL), PT Vale
Bloomberg, perusahaan ini akan segera kepemilikan saham tidak langsung Indonesia Tbk (INCO), PT Resource
melakukan IPO raksasa dengan target di AMNT lewat Amman Mineral Alam Indonesia Tbk (KKGI), PT
penggalangan dirumorkan mencapai 1 Internasional. Pemegang saham utama Ifishdeco Tbk (IFSH), PT Central
miliar dollar AS atau setara Rp15 triliun. lainnya termasuk PT Sumber Gemilang Omega Resources Tbk (DKFT), PT
Diwartakan Bloomberg berdasarkan Persada (35,57 persen) dan PT AP Harum Energy Tbk (HRUM), PT Aneka
informasi dari sumber yang mengetahui Investment (17,08 persen). Tambang Tbk (ANTM), PT Hillcon
permasalahan tersebut, perusahaan Amman Mineral mengoperasikan Tbk (HILL), dan PT Trimegah Bangun
sedang bekerja dengan penasihat tambang Batu Hijau di Pulau Sumbawa. Persada Tbk (NCKL).*
www.stabilitas.id Edisi 195 / 2023 / Th.XVIII 73

