Page 15 - Stabilitas Edisi 189 Tahun 2022
P. 15
secara tidak langsung masyarakat ingin berinvestasi di Surat Berharga
dipaksa meningkatkan literasi transaksi Negara (SBN) Ritel yang ditawarkan
perbankan secara digital. BankjatiM telah oleh Pemerintah melalui aplikasi digital
Hal tersebut tercermin dari realisasi berbasis mobile yang bisa diinstal di
transaksi digital dari transaksi JConnect MenyuSun Peta jalan perangkat android dan ios.
Mobile yang terbukti tumbuh dengan (roaDMap) tranSforMaSi Dengan berbagai inovasi dan layanan
baik di tahun 2020 dan 2021 dan di teknologi yang diMulai yang terus dikembangkan, bankjatim
Juni 2022. JConnect Mobile mengalami dari ProSeS upgraDe optimis akan melangkah lebih cepat
pertumbuhan frekuensi transaksi pasca pandemi saat ini. Salah satunya
yang tinggi, dari 8,42 persen dari total core Banking systeM diharapkan dapat menjaga pertumbuhan
transaksi di tahun 2019, menjadi 15,87 di tahun 2019. SeMua laba sebelum pajak yang diproyeksikan
persen di tahun 2020, terus naik menjadi ProSeS tranSforMaSi dapat tumbuh sebesar 1-2 persen hingga
22,41 persen di tahun 2021, dan per Juni akhir tahun 2022 nanti. “Memang
2022 sebesar 26,41 persen. ini Berjalan SeSuai pertumbuhan ini lebih rendah dari
Selain itu, UMKM binaan bankjatim renCana BiSniS pencapaian tahun 2021, mengingat di
juga dapat menggunakan layanan web- yang telah tahun 2020 terdapat restitusi pajak.
based e-Loan yang mempermudah ditetaPkan. Selain itu pertumbuhan ini juga termasuk
pengajuan fasilitas kredit. Selanjutnya rendah, karena kami merencanakan
untuk Account Officer bankjatim juga akan pertumbuhan coverage ratio tahun
telah menggunakan Jatim Kilat, aplikasi ini menyesuaikan dengan target laba
mobile yang mempercepat proses Busrul iman, tersebut,” jelas Busrul Iman.
perkreditan. Direktur Utama bankjatim
Semua upaya transformasi Talent Melek Digital
tersebut merupakan Untuk mencapai target pertumbuhan
strategi bankjatim dalam yang optimal, tentunya transformasi
mempertahankan captive teknologi inflasi ke arah digital banking
market yang sudah ada dan juga harus ditopang oleh sumber daya yang
mengakusisi atau menarik calon kuat. Dalam hal ini bankjatim juga
nasabah atau binaan baru UMKM menciptakan talenta yang tangguh
di wilayah Jawa Timur. Untuk dan melek digital sesuai dengan
itu, Busrul Iman menjelaskan perkembangan perbankan saat ini. Maka
bahwa Program dan layanan dalam menjawab tantangan digitalisasi
Bank Jatim berfokus pada 3 Pilar perbankan tentunya bankjatim telah
yang merupakan ekosistem dan melakukan beberapa langkah strategis
captive market bank jatim, yaitu dari sisi human capital sendiri. Perkuatan
Pemerintah Daerah serta ASN, pada sisi human capital yang capable
UMKM, dan Masyarakat Umum. baik melalui pelatihan secara
“Untuk mempertahankan berkesinambungan dan
captive market, digitalisasi serfitikasi, serta melakukan open
layanan untuk kemudahan dan recruitment untuk profesional
kenyamanan nasabah dalam bertransaksi dari luar perusahaan di bidang
terus kita tingkatkan. Tahun 2021 kami teknologi informasi.
meluncurkan JConnect, sebuah Branding Busrul Iman menungkapkan saat ini
Digital Banking yang mencerminkan sekitar 80 persen pegawai di bankjatim
transformasi digital bankjatim dengan adalah generasi milenial. Generasi ini
semangat menghubungkan semua sangat erat kaitannya dengan inovasi
kebutuhan dan kemudahan akan akses teknologi dan tentunya sangat melek
layanan perbankan. Pengembangan fitur teknologi, karena pengembangan digital
di JConnect terus kita lakukan,” urai banking juga mengikuti gaya hidup
Busrul Iman. masyarakat milenial saat ini.
Adapun yang terbaru di tahun ini Agar proses tranformasi bisnis
bankjatim menghadirkan inovasi layanan melalui penguatan layanan dan
JConnect Invest, dimana nasabah yang human capital berjalan simultan dan
www.stabilitas.id Edisi 189 / 2022 / Th.XVIII 15

