Page 11 - Stabilitas Edisi 193 Tahun 2023
P. 11
Efrinal Sinaga, Presiden Direktur PT. Akulaku Finance Indonesia
commerce. “Yang berkembang nanti tidak “Yang berkembang nanti tidak hanya
hanya e-commerce, tapi juga melalui
social commerce, artinya orang jualan e-commerce, tapi juga melalui social
sudah dari platform-nya, bukan lagi commerce, artinya orang jualan
e-commerce-nya,” imbuh Efrinal.
Sosialisasi ini menjadi penting sudah dari platform-nya, bukan lagi
mengingat Covid-19 telah menjadi game
changer di dalam lifestyle masyarakat. e-commerce-nya.”
Dengan adanya pembatasan mobilitas,
banyak orang yang terkendala terhadap Akulaku adalah membangun bisnis model Sehingga jika dihitung dalam setahun,
income. Dalam kondisi itu, Akulaku yang betul-betul paperless. Biasanya, Akulaku bisa menghemat puluhan juta
menyadari perlunya model bisnis baru dokumen kertas adalah hal yang tak ton kertas dan efisiensi operasional
dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan terpisahkan dari operasional dan proses hingga puluhan miliar rupiah.
masyarakat tanpa harus tatap muka. bisnis industri pembiayaan, karena setiap “Nah kalau kita sudah menghemat
Disinilah keunggulan model bisnis transaksi pembiayaan akan memerlukan sekian banyak kertas, berarti menghemat
Akulaku Finance yakni contactless, berlembar-lembar dokumen. Namun, penggunaan pohon. Inilah yang kita
cardless, paperless, cashless, dan juga berkat adanya pengadopsian teknologi, maksud dengan green business process.
branchless. Akulaku telah melakukan re-engineering Inilah yang strength point daripada
business process dan bertransformasi Akulaku di era yang kompetitif saat ini,”
Green Business dengan merubah proses transaksi yang ujar Efrinal.
Selain tanpa kantor cabang alias biasanya menggunakan dokumen kertas Digambarkan bahwa setiap akuisisi
branchless, satu hal unik yang dimiliki menjadi secara digital (paperless). satu nasabah setara dengan peniadaan
www.stabilitas.id Edisi 193 / 2023 / Th.XVIII 11

